Lentera Hidup   Secuil puisi untuk para Alvers, “Kau Santri Macam Apa?” karangan Ag. Helmi Nawali “Kau Santri Macam Apa?”   Kau santri macam apa…. Diajak pandai dan pintar Diarahkan menjadi benar Kau malah ingin tenar Walau kadang harus memar Kau santri macam apa…. Kau tak punya identitas Yang jelas Ahli fiqih, nahwu, tasawuf ataukah Ahli segalanya… Kau santri macam ...

Buletin Jum’at Al-Murtadlo   Alvers, pada edisi kali ini, kami akan membahas tentang “Ikhlas Penentu Segala Perbuatan”. Ikhlas sangatlah penting dalam hal beribadah,namun dalam edisi sebelumnya, kita telah membahas tentang “Syahadat sebagai Pondasi Agama Islam.” Seseorang dikatakan sebagai muslim, jika dia telah melafalkan 2 kalimat syahadat. Setelah itu, dia harus menerima apa saja yang menjadi konsekuensi bagi seorang muslim. Seperti ...

Lentera Hidup   Ilmu dan Dosa adalah dua hal yang sangat berbeda, di lihat dari berbagai sudut-pun akan selalu berbeda, pada kesempatan kali ini kami akan membahas “Ilmu vs Dosa”.    Imam al-Hasan al-Bashri berkata, “Ilmu itu ada dua: Ilmu Hati dan Ilmu Lisan. Ilmu hati adalah ilmu yang bermanfaat dan ilmu lisan kelak akan dijadikan hujjah oleh Allah saat ...

One Day One Hadith   Siapakah Guru Kita?, judul adalah yang akan kita bahas kali ini… Orang yang mengajar di lembaga pendidikan formal disebut Bapak/Ibu Guru. Pengajar di Universitas, institut, atau sekolah tinggi dijuluki Dosen. Sementara, para santri terbiasa menyebut siapa saja yang pernah mengajar mereka dengan sebutan Ustadz/Ustadzah. Perbedaan julukan itu ternyata tidak sekedar perbedaan nama, melainkan juga berimplikasi ...

Santri Harus Berilmu, Beramal, dan Berdakwah   Ilmu adalah sesuatu yang sangat urgen bagi manusia. Ia dibutuhkan dalam semua lini kehidupan dan oleh setiap orang, apapun profesi dan jabatannya. Petani harus tahu ilmu pertanian. Pedagang harus memahami ilmu perdagangan. Seorang koki harus mendalami ilmu tata boga. Orang kaya tanpa mengetahui bagaimana memanajen keuangan dan mengembangkan usahanya yang baik, niscaya akan ...

  Munajat Sang Budak        Syahdan. Ada seseorang yang membeli budak. Si budak mengajukan permohonan, “Wahai Tuan! Saya minta Anda memenuhi tiga persyaratan: Pertama, bila telah tiba waktu sholat, Anda tidak boleh menghalangi saya untuk melaksanakan sholat. Kedua, saya hanya akan melayani Anda di siang hari saja, sementara di malam hari Anda tidak boleh minta dilayani. Ketiga, saya mohon ...

Rasulullah ditampar Anas ibn Malik ra. bercerita:   Suatu hari Nabi Muhammad saw. berkunjung ke rumah Siti Fatimah ra. lalu, Fatimah mengadu kepada beliau bahwa ia sekeluarga belum makan sejak tiga hari. Nabi pun memperlihatkan perutnya yang diganjal batu. Beliau bersabda: “Fatimah, kalau kalian belum makan sejak tiga hari, Ayahmu sudah empat hari belum mencicipi makanan sama sekali.” Lalu Rasulullah ...

Home
PSB
Search
Galeri
KONTAK