Ziarah Wali Sembilan: Keseimbangan Antara Doa dan usaha

Ziarah Wali Sembilan: Keseimbangan Antara Doa dan Usaha

annur2.net – Selasa, 20 Mei 2025 desiran mesin-mesin bus mengisi sunyinya pagi di lapangan utama Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”. Telah ada empat bis bertengger di lapangan utama siap untuk mengantar para santri Ziarah Wali Sembilan.

Ziarah Wali Sembilan ini merupakan kegiatan akhir kelas tiga SMA dari pondok bagi sebelum pelepasan pada akhir bulan Mei nanti. Sebelumnya para santri kelas tiga SMA telah melalui berbagi ujian di sekolah maupun diniyah. Maka dari itu kegiatan Ziarah Wali adalah rangka menyeimbangkan antara doa dan usaha yang selama ini telah mereka lakukan.

“Kalau kaum santri kan selain mengandalkan usaha kan juga ada doanya juga Jadi biar nanti imbang antara usaha yang sudah dilakukan sama doa yang dipanjatkan. Coro bahasane ya ada ikhtiar zahir sama ikhtiar batinnya juga,” jelas Ustaz Nawawi kepala kamar Al-Bard tiga SMA.

Sehingga momen ziarah ini merupakan waktu yang tepat untuk meminta doa dan berkah para wali bagi santri yang akan lulus. Harapannya segalanya bisa lancar setelah mereka lulus dari pondok pesantren.

“Minta barokah, doa untuk kelulusan kelas tiga Ini kan karena sudah penghujung tahun, nanti rentetannya untuk minta doa semoga diberikan kelancaran untuk jenjang berikutnya,” imbuhnya.

Ustaz Nawawi juga menjelaskan, kegiatan seperti ini sudah menjadi rutinan bagi kelas tiga SMA di penghujung tahun pembelajaran. Bahkan ini merupakan kegiatan wajib yang seharusnya para santri ikuti. Namun memang ada beberapa santri yang tidak ikut sebab beberapa kendala yang mereka miliki. 

“Kalau selama ini ya dari zaman dulu juga memang sudah ada Jadi mungkin kalau dikatakan rutin ya bisa rutin atau nanti bisa dikatakan juga wajib lah Karena memang setiap tahun ada,” terangnya. 

Rangkaian Kegiatan Ziarah Wali Sembilan

Pagi hari para santri yang mengikuti Ziarah Wali berkumpul di lapangan utama. Di sana mereka sarapan terlebih dahulu sebelum masuk ke bus masing-masing. Setiap dari mereka akan mendapat satu kotak nasi untuk mengisi perut sebelum berangkat.

Usai sarapan, empat armada untuk kegiatan Ziarah Wali siap berangkat. Setiap bus memiliki pemandu dari kepala kamar yang menemani. Total 199 santri yang ikut dari jumlah keseluruhan santri kelas tiga SMA sebanyak 426 santri sekaligus beberapa pengurus pondok. 

Kegiatan ini akan memakan waktu selama lima hari. “Insyaallah 3 hari pertama Ini full untuk Ziarah dulu dan nanti masuk ke hari keempat Ini nanti dilanjutkan dengan rangkaian studi wisata,” papar Ustaz Nawawi saat wawancara.

Meski namanya Ziarah Wali Sembilan, ada beberapa wali lagi yang akan para santri kunjungi. Wali tambahan tersebut adalah Asmoroqondi dan Sunan Gunung Pring.

Setelah wisata religi berlanjut ke beberapa destinasi wisata jasmani. Ada beberapa tempat yang akan para santri datangi. Mulai dari wisata air hingga tempat bersejarah.

Beberapa wisata air tersebut yaitu Sungai Elo, Sungai Cokel dan Merapi Jeep. Sedangkan tempat bersejarahnya akan mendatangi Candi Prambanan dan Goa Gong. Tak lupa juga akan menghampiri Malioboro, Yogyakarta.

Bagi para santri yang tidak ikut wajib pulang. Ini adalah arahan langsung dari pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II. Tetapi akan ada tugas tersendiri bagi santri yang tidak ikut ziarah yaitu memaknai kitab secara online.

(Ahmad Basunjaya I.K.F./Mediatech An-Nur II)

Your email address will not be published.

Your email address will not be published.

TERBARU