Ziarah Rasul Ke-17: Mruput Memenuhi Panggilan Allah

ziarah, Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al Murtadlo

Selasa, 22 November 2022 Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo” memberangkatkan jemaah Ziarah Rasul Ke-17. Momen ini juga bertepatan dengan libur pondok yang akan tiba. Jemaah ziarah kali ini sebanyak 48 orang: 30 orang berangkat dari An-Nur II, termasuk majelis keluarga dan 18 sisanya sudah berada di bandara Juanda.

Mruput, beberapa jemaah Ziarah Rasul Ke-17 sudah stand by di Pendopo Al-Badari sejak bakda subuh. Di luar juga tampak keluarga-keluarga jemaah yang mengantarkan mereka. Sekiranya siap, para jemaah menuju Raudlah KH. M. Badruddin Anwar sebelah pendopo dan membaca tahlil bersama. Bersamaan dengan itu, semua santri putra berpakaian seragam sekolah berdatangan menghadiri prosesi pemberangkatan jemaah Ziarah Rasul Ke-17.

Sekitar pukul 07.00, panitia mengarahkan jemaah menuju teras masjid sebagai lokasi acara. Lengkap dengan semua santri putra yang telah duduk di area depan masjid. Sesampainya jemaah di masjid, MC (Master of Ceremony) membuka acara pemberangkatan. Berawal dari pembacaan surah Al-Fatihah bersama. Kemudian acara berlanjut ke pembacaan ayat suci Al-Quran oleh santri.

Hikmah Ziarah ke Raudlah (Makam Rasulullah)

ziarah, Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al Murtadlo
Kiai Fathul menyampaikan sambutan

Selanjutnya, Kiai Zainuddin Badruddin, M.M., mewakili Majelis Keluarga mendapat mandat menyampaikan sambutan pertama. Beliau menyampaikan sebuah hadis Nabi Muhammad SAW, “Umrah yang pertama ke umrah berikutnya akan menjadi penghapus dosa.” Beliau juga mengatakan, semoga para santri dan orang yang ikut menghormati pemberangkatan ziarah rasul yang pertama ke berikutnya juga menghapus dosa mereka.

Selain itu, Kiai Zainuddin juga menyampaikan alasan mengapa kita harus ke sana (Raudlah). Beliau mengatakan, “Karena di sana adalah taman surga.” Sebagaimana hadis Nabi SAW, “Di antara rumahku dan mimbarku adalah taman surga.” Beliau menyampaikan hadis Nabi SAW untuk mengakhiri sambutan, “Barang siapa yang mempunyai kelapangan rezeki tapi tidak mau berziarah kepadaku, sungguh dia telah memutus hubungan denganku.”

Setelah itu, Dr. KH. Fathul Bari, S.S., M.Ag., selaku ketua rombongan menyampaikan sambutan kedua. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan sebuah pesan kepada hadirin, “Kami titip keluarga kami. Kami titip rumah kami.” Berkenaan dengan hal itu, beliau menyampaikan salah satu hadis Nabi, “Barang siapa yang menyiapkan keperluan pasukan perang, maka sama halnya dia ikut berperang.”

Dari hadis tersebut, beliau mengutip bahwa orang yang menggantikan pekerjaan orang yang sedang haji atau umrah, maka dia juga akan mendapatkan pahala orang haji atau umrah tersebut.

Usai tersampainya sambutan-sambutan, acara pun berakhir dengan pembacaan doa dari Kiai Syamsul Arifin. Kemudian, para jemaah ziarah rasul berfoto bersama.

Tak lama setelah itu, para jemaah beranjak dari teras masjid dan menuju bus pengantar. Seketika para santri mendekat dan membuat jalan hingga menuju pintu bus. Di sinilah suasana haru terurai. Dalam perjalanan menuju bus, air mata haru menggenang di pelupuk mata para jemaah, ada juga yang sampai mengalir. Bahkan ada seorang anak salah satu dari mereka yang menangis karena ibunya akan berangkat ziarah rasul.

0341-833235 (kantor pondok)

+62 852-3644-6126 (humas pondok)

+62 813-3476-9069 (humas pondok khusus untuk kunjungan)

No. Rek. BNI a/n An Nur 2: 4321-1979-02

(Riki Mahendra Nur C/Mediatech An-Nur II)

Home
PSB
Search
Galeri
KONTAK
%d blogger menyukai ini: