SYUHADA NANGGALA 402

nanggala, SYUHADA NANGGALA 402, Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al Murtadlo


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Jabir bin Atik RA, Rasul SAW bersabda :



الشَّهَادَةُ سَبْعٌ سِوَى الْقَتْلِ فِي سَبِيلِ اللهِ : الْمَطْعُونُ شَهِيدٌ ، وَالْغَرِقُ شَهِيدٌ ، وَصَاحِبُ ذَاتِ الْجَنْبِ شَهِيدٌ ، وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ ، وَصَاحِبُ الْحَرِيقِ شَهِيدٌ ، وَالَّذِي يَمُوتُ تَحْتَ الْهَدْمِ شَهِيدٌ ، وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيدٌ


Mati syahid selain yang tewas dalam peperangan membela agama Allah, ada tujuh, mati karena penyakit tha’un (lepra) adalah syahid, mati karena tenggelam adalah syahid, mati karena luka dalam bagian perutnya adalah syahid, mati karena sakit perut adalah syahid, mati karena terbakar adalah syahid, mati karena tertimpa bangunan (benturan keras) adalah syahid, dan wanita yang mati karena mengandung (atau melahirkan) adalah syahid” [HR. Abu Dawud]

Catatan Alvers

Di bulan januari tepatnya 9/1/2021, pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, menewaskan 62 orang yaitu 50 penumpang dan 12 kru. [Solopos com] dan Pada minggu pertama Februari 2021, sejumlah wilayah mengalami banjir seperti di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jember di Jawa Timur dan Singkawang di Kalimantan Barat dan daerah lainnya yang disertai dengan tanah longsor hingga menimbulkan korban jiwa. [Tabloidbintang com] dan Pada bulan maret terjadi kebakaran di Kilang Pertamina Balongan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tepatnya pada tanggal 29 Maret 2021. [Wartaekonomi co id] dan dibulan april tepatnya 10 April 2021 lalu. Musibah gempa menimpa kab. Malang yang berdampak pada 15 kabupaten/kota di Jawa Timur, mulai dari Probolinggo hingga Ponorogo yang menyebabkan ribuan rumah dan ratusan fasilitas umum rusak. [Bmkg go id] dan pada akhir bulan ini terjadi pula musibah yang menimpa KRI Nanggala-402.

Kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam di laut utara Bali. Panglima TNI mengungkapkan rasa kehilangan dan keprihatinan atas kejadian ini dan mengajak semua pihak berdoa agar proses pencarian KRI Nanggala-402 bisa berjalan dengan baik (24/4/2021). Kapal selam yang membawa 53 manifes prajurit TNI AL itu tenggelam berdasarkan bukti autentik penemuan tumpahan minyak dan serpihan. Dan dini hari tadi adalah batas akhir dari ketersediaan oksigen di kapal selam buatan Jerman tersebut. [News detik com] sertifikat kelaikan kapal selam ini pun masih berlaku hingga Maret 2022 mendatang. Diantara serpihan yang ditemukan adalah alas yang biasa digunakan untuk shalat. Yang menarik mereka juga dalam kondisi berpuasa. [kaltim tribunnews com]
Kapal Selam KRI Nanggala-402 telah dinyatakan tenggelam di kedalaman 838 meter di bawah laut pada Minggu (25/4/2021). Dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan, sebanyak 53 awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 juga dinyatakan gugur. [Tribunnews com ] Maka kami atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Wisata AN-NUR 2 Malang Jatim turut berbela sungkawa dan menyatakan duka cita mendalam atas musibah tersebut dengan mengucapkan Innalillah wa inna ilaihi rajiun teriring doa semoga para prajurit yang sedang bertugas tersebut mendapat predikat mulia yaitu syahid akhirat sebagaimana keterangan hadits utama di atas.
Maksud “Syahid” tersebut dikatakan oleh An-Nadlr bin Syumail : Dinamakan syahid (dari kata syahadah artinya persaksian) karena ruh mereka menyaksikan surga darus salam sementara ruh orang lainya baru menyaksikan surga kelak di ahri kiamat. Ibnul Ambari berkata : dinamakan syahid karena karena Allah ta’ala dan malaikatnya ‘alaihimus salam memberikan kesaksian bahwa orang tersebut mendapatkan surga. Dan ada pula pendapat yang menyatakan bahwa orang yang meti syahid, mereka itu dipersaksikan dengan iman dan husnul khotimah. [Syarah An-Nawawi]

Semoga para korban tersebut mendapat ampunan-Nya. Abul Walid Al-Baji berkata :


هَذِهِ كُلّهَا مِيتَات فِيهَا شِدَّة الالم فتَفَضَّلَ اللَّه عَلَى أُمَّة مُحَمَّد صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ جَعَلَهَا تَمْحِيصًا لِذُنُوبِهِمْ وَزِيَادَة فِي أُجُورهمْ يُبَلِّغهُمْ بِهَا مَرَاتِب الشُّهَدَاء


Ini semua merupakan kematian yang didalamnya terdapat rasa sakit yang keras, maka Allah karuniakan itu kepada ummat Nabi Muhammad SAW sebagai penghapus dosa-dosa dan tambahan pahala bagi mereka yang mengantarkan mereka mencapai derajat para syuhada’ [Tanwirul Hawalik]

Adapun keluarga para prajurit mudah-mudahan diberikan kesabaran dan ketabahan atas musibah berat ini. Dalam hadits qudsy, Allah swt berfirman :


مَا لِعَبْدِي الْمُؤْمِنِ عِنْدِي جَزَاءٌ إِذَا قَبَضْتُ صَفِيَّهُ مِنْ أَهْلِ الدُّنْيَا ثُمَّ احْتَسَبَهُ إِلَّا الْجَنَّةُ


Tidak ada balasan bagi hamba-Ku yang mu’min di sisi-Ku, di waktu Aku mengambil (mewafatkan) kekasihnya dari ahli dunia, kemudian ia meng-ikhlaskannya (dengan mengharapkan ridlo Allah), melainkan ia akan mendapatkan surga.[HR Bukhari]

Rasulullah SAW bersabda: Jika anak dari seorang hamba meninggal dunia maka Allah berfirman kepada para malaikatNya: Kalian telah mencabut anak dari hamba-Ku. Mereka menjawab; Ya. Allah berfirman; Kalian telah mencabut buah hatinya. Mereka menjawab; Ya. Allah bertanya: Apa yang dikatakan hambaKu?. Mereka menjawab; Dia memujiMu dan mengucapkan istirja (Innalillah). Allah berfirman:


ابْنُوا لِعَبْدِي بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَسَمُّوهُ بَيْتَ الْحَمْدِ


Bangunlah untuk hambaKu satu rumah di surga, dan berilah nama dengan Baitulhamdi. [HR Tirmidzi]

Tidak hanya mereka, setiap kita pasti akan mati dengan cara apapun yang dikehendaki Allah SWT tanpa tahu kapan dan dimana nyawa kita dicabut. Allah SWT berfirman :


وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ


Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya (yang terjadi) besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di belahan bumi mana dia akan mati… [QS Luqman : 34]

Kewajiban kita hanyalah berusaha lalu memasrahkan semua urusan kepada Allah swt diiringi dengan doa sebab dengan begitu hati menjadi aman dan tentram serta memupus rasa takut dan was-was dari setan. Rasul SAW mengajarkan doa :


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي ، وَالْهَدْمِ ، وَالْغَرَقِ ، وَالْحَرِيقِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا


Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari tempat yang tinggi, dari tertimpa bangunan (termasuk terkena benturan keras), dari tenggelam, dan dari terbakar. Aku juga berlindung kepada-Mu dari campur tangan syetan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun’” [HR. al-Nasa’i]

Semoga Allah menjauhkan musibah dan bala’ bencana dari bangsa ini dan semua prajurit yang bertugas semuanya diberikan keselamatan dalam menjalankan tugasnya untuk mengamankan NKRI. Wallahu A’lam. Semoga Allah Al-Bari membuka hati kita untuk tawakkal dan menjauhkan diri kita dari ketakuan, trauma dan rasa was-was. Dan semua musibah yang telah terjadi menjadikan kita selalu ingat kepada-Nya.

Salam Satu Hadits,
Dr. H. Fathul Bari Alvers

NB.
Hak Cipta berupa Karya Ilmiyah ini dilindungi oleh Allah SWT. Mengubah dan menjiplaknya akan terkena hisab di akhirat kelak. *Silahkan Share tanpa mengedit artikel ini*. Sesungguhnya orang yang copas perkataan orang lain tanpa menisbatkan kepadanya maka ia adalah seorang pencuri atau peng-ghosob dan keduanya adalah tercela [Imam Abdullah Alhaddad]

Pondok Pesantren Wisata
AN-NUR 2 Malang Jatim
Sarana Santri ber-Wisata Rohani Wisata Jasmani
Ayo Mondok! Nggak Mondok Nggak Keren!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: