PWR Malam Ke-4: Ingin Dosanya Diampuni, Baca Kalimat Ini

Pasar Waqiah Ramadan 1447 H/2026 M Malam Ke-4

Kitab Jami’us Shogir (Kitabul Imam)

Oleh: Kiai Zainuddin Badruddin, M.M.

حضر ملك الموت رجلا يموت فَشَقَّ أعْضاءهُ فَلَمْ يَجِدْهُ عَمِلَ خَيْرًا ثُمَّ شَقَّ قَلْبَهُ فَلَمْ يَجِدْ فِيهِ خَيْرًا فَفَكَّ لَحْيَيْهِ فَوَجَدَ طَرَفَ لِسانِهِ لاصقًا بِحَنَكِهِ يَقُولُ: لا إله إلاَّ الله فَغُفِرَ لَهُ بِكَلِمَةِ الاخْلاصِ. (ابْن أبي الدُّنْيا فِي كتاب المحتضرين هَب) عَن أبي هريرة.

Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad saw., bersabda, “Malaikat Maut datang kepada seorang lelaki untuk mencabut nyawanya. Kemudian Malaikat membelah bagian-bagian tubuh lelaki itu tapi tidak menemukan amal baik. Lalu membelah hatinya juga tidak menemukan amal baik di dalamnya. Kemudian membelah rahangnya dan mendapati ujung lidahnya di langit-langit mulut berkata, ‘laa ilaha illallah.’ Maka dia diampuni dengan kalimatulikhlas itu.” (HR. Al-Baihaqi)

***

Lafaz laa ilaha illallah memiliki manfaat dan hikmah yang besar. Salah satunya dalam hadis Nabi Muhammad di atas, lafaz laa ilaha illallah bisa menolong seseorang yang bahkan selalu berdosa bisa Allah ampuni. Oleh karena itu tidak boleh meninggalkan lafaz tersebut dalam sehari agar menjadi penyebab Allah mengampuni dosa kita, sebesar apa pun. Namanya kalimatulikhlas.

Disebut kalimatulikhlas karena kalimat tersebut tidak tercampur dengan hal apapun. Kita ketahui segala sesuatu bisa tercampur dengan hal lain. Sedangkan kalimatulikhlas murni dari Allah. Itulah kalimatikhlas

Pembaca kalimatulikhlas sama dengan menyaksikan seluruh tubuhnya untuk melakukan apa yang diperintahkan Allah dan meninggalkan apa yang Dia larang. Sehingga Allah bisa memberi ampunan untuknya dan memasukkannya ke dalam surga.  

Mengesakan Allah, Masuk Benteng-Nya, Lalu Masuk Surga

قال الله تعالى إني أنا الله لا إله إلا أنا من أقر لي بالتوحيد دخل حصني ومن دخل حصني آمن من عذابي. (الشيرازي) عن علي.

Diriwayatkan dari Sayidina Ali, Allah berkata, “Sesungguhnya Aku adalah Allah, tiada Tuhan selain diri-Ku. Barang siapa yang mengesakan-Ku, maka akan masuk benteng-Ku. Dan barang siapa yang masuk benteng-Ku maka aman dari siksa-Ku.” (HR. Al-Syirazi)

***

Allah Maha Esa. Tidak ada Tuhan lain yang wajib kita sembah selain Allah Swt. Semua nikmat di dunia ini Allah berikan kepada kita. Begitu pula takdir yang berjalan seolah mengalir begitu saja juga dari Allah. Dengan mengesakan-Nya, segala kemudahan bahkan neraka pun terjauhkan dari kita.

Imam Fakhruddin Al-Rozi mengatakan bahwa lafaz laa ilaaha illallah Muhammad rasulullah ada 24 huruf. Dalam satu hari ada 24 jam. Seakan-akan dikatakan bahwa seluruh dosa, kecil maupun besar, rahasia maupun terang-terangan, sengaja maupun tidak, pekerjaan ataupun ucapan, yang dilakukan pada jam-jam tersebut akan Allah ampuni dengan kalimat laa ilaaha illallah Muhammad rasulullah.  

Selain itu, kata (kalimat) dua syahadat laa ilaaha illallah Muhammad rasulullah ada tujuh kata. Manusia memiliki tujuh anggota yang wajib ditempelkan ke alas salat tatkala sujud. Tujuh anggota itu adalah: dahi, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua telapak kaki. Begitu juga neraka memiliki tujuh pintu. Maka berkah lafaz tersebut beserta tujuh anggota sujud dapat menutup tujuh pintu neraka. 

Muadz bin Jabal meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad bersabda, 

من كان آخرُ كلامهِ لا إلهَ إلَّا اللهُ دخل الجنَّةَ

“Barang siapa akhir ucapannya لا إلهَ إلَّا اللهُ maka ia masuk surga.” (HR. Abu Daud)

Maka kalimat laa ilaaha illallah Muhammad rasulullah memiliki manfaat yang sangat besar, bahkan bisa menjadi perantara syafaat menuju surga. Baik kalimatulikhlas maupun kalimat tauhid sama-sama kunci surga. Oleh karena itu, jangan sampai meninggalkan membaca kalimat tersebut agar ampunan Allah senantiasa mengiringi hingga masuk surga-Nya. 

(Riki Mahendra Nur C./Mediatech An-Nur II)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex