PWR Malam ke-3: Alasan Keberkahan Puasa Dapat Menghilang 

Pasar Waqiah Ramadan 2026M/1447H Malam Ke-3

Pelebur Pahala Puasa

Oleh: Dr. KH. Fathul Bari, S.S., M.Ag.

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ، فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila datang bulan Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari No. 3277, Muslim No. 1079)

annur2.net – Pada bulan Ramadan, Allah membuka pintu-pintu surga dengan memudahkan kita untuk puasa, sedekah, dan melakukan segala kebaikan untuk dilipatgandakan. Sedangkan semua pintu neraka ditutup oleh-Nya dan setan-setan dikekang. Jadi kita lebih mudah untuk melakukan melaksanakan amal-amal kebaikan.

Akan tetapi banyak dari manusia yang tidak mengamalkan hal tersebut. Dari hal itu puasa yang mereka lakukan menjadi sia-sia dan hanya menggugurkan kewajiban tapi tidak memiliki keberkahan. Puasanya akan sah secara fikih, akan tetapi bisa jadi dia tidak mendapatkan pahala dari puasa tersebut. 

Puasa menjadi Sia-sia

وروى جابر عن أنس عن رسول الله ﷺ أنه قال

«خَمْسٌ يُفْطِرْنَ الصَّائِمَ: الْكَذِبُ، وَالْغِيبَةُ، وَالنَّمِيمَةُ، وَالْيَمِينُ الْكَاذِبَةُ، وَالنَّظَرُ بِشَهْوَةٍ»

Dan diriwayatkan dari Jabir dari Anas dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda:

“Lima perkara yang membatalkan puasa orang yang berpuasa: Berbohong, ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), sumpah palsu, dan memandang dengan syahwat’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Di dalam Ihya’ Ulumuddin oleh Imam Abu Hamid Muhammad Ibn  Muhammad Al-Ghazali, dijelaskan terdapat lima perkara yang menghilangkan keberkahan dalam puasa:

  1. Berbohong

Berbohong menyampaikan informasi kepada seseorang tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya. Tujuannya untuk mengambil keuntungan untuk diri sendiri, menipu dan menyembunyikan kebenaran.

  1. Gibah (mengunjing)

Gibah adalah tindakan membicarakan suatu hal yang buruk dari orang lain dengan seseorang. Hal tersebut menjadikan amal ibadah kita akan berpindah ke orang yang telah kita gibahi. Namun kita juga akan mendapatkan dosa yang dimiliki oleh orang yang kita gibahi.

  1. Adu Domba (Namimah)

Adu domba merupakan tindakan menghasut, menyebar fitnah atau mengadu antar kedua belah pihak untuk saling bermusuhan dan bertengkar.

  1. Sumpah palsu

Sumpah palsu adalah tindakan berbohong atau memberikan kesaksian tidak benar dengan bersumpah menggunakan nama Allah Swt.

  1. Syahwat 

Syahwat adalah dorongan kuat, keinginan, atau kecenderungan jiwa terhadap sesuatu yang disukai dan dianggap nikmat dengan mata. Seperti dorongan ketika melihat perempuan yang bukan mahram dan kita menjadi syahwat karena hal itu.

Jangan jadikan puasa kita ini hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja, melainkan merupakan tempat kita mencari keridaan dari Allah Swt. Banyak orang yang melalaikan hal tersebut dan 

Dengan demikian, keberkahan dan pahala dalam puasa dapat hilang dan menjadi sia-sia. Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa hal buruk yang dilakukan ketika di bulan Ramadan. Puasa akan menjadi sia-sia dan hanya berarti menggugurkan kewajiban tanpa mendapat keberkahan.

(Zihni Maurizio/Mediatech An-Nur II)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex