Pintu Ilmu

Pintu Ilmu

Rasulullah Saw pernah bersabda “Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya.” Kabar ini tersbar kesluruh umat muslim. Setiap orang muslim mendengarnya dan meng-iyakan. Kabar ini tersebar hingga terdengar oleh  kaum al khowarizmi. Mendengar  kabar ini bukan mempercayainya mereka  malah hasud seakan tak percaya. Merekapun berkumpul untuk membicakannya. Salah satu dari mereka berkata “Kita akan menanyakan satu pertanyaan yang sama kepada Ali jika dia menjawab pertanyaan itu dengan jawaban yang berbeda maka benarlah ia seperti yang disabdakan oleh Nabi. 

Datanglah salah satu mereka pada Sayidina Ali. Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?””Ilmu adalah warisan para nabi dan harta adalah warisan Qorun, firaun dan lainnya.” Maka dia pergi dengan jawaban itu. 

Datang lagi orang lain untuk bertanya. Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.”Apa alasan anda berkata begitu?””Ilmumu itu melindungimu dan kau melindungi hartamu.” Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?””Orang yang memiliki banyak harta memiliki banyak musuh, dan orang yang memiliki banyak ilmu memiliki banyak teman.”Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?””Jika harta di gunakan maka akan berkurang, jika ilmu digunakan maka akan bertambah.” Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?””Orang yang memiliki harta di pangil dengan pelit atau tercela, dan orang yang memiliki ilmu dipanggil dengan yang terhormat.”Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?””Harta harus dijaga dari pencuri dan ilmu tidak.” Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?””Orang yang punya banyak harta akan di hisab karena hartanya dihari kiamat, dan orang yang memiliki ilmu akan diberi syafaat karena ilmunya.” Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Baca juga  Sahkah Shalatnya Orang Indonesia?

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?” “Harta itu akan lebur dan ilmu tidak.” Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya.”Apa alasan anda berkata begitu?””Harta akan membuat hati gelap, sedangkan ilmu meneranginya.” Orang itu keluar dan datanglah orang lain. 

Bertanya “Manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?” “Ilmu itu yang lebih utama.” Jawabnya. “Apa alasan anda berkata begitu?” “harta itu menjadikan seseorang jauh dari Tuhan sedangkan ilmu akan mvndekatkan orang kepada ibadah. Meslipun kalian menanyakan ini berkali-kali, aku akan menjawabnya denyan jawaban yang berbeda.” 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: