Nyanyi Bareng El Corona Gambus di An-Nur II 

Nyanyi Bareng El Corona Gambus di An-Nur II

Grup El Corona Gambus datang ke Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo”. Dalam acara yang berjudul “Sholawatan Bersama Grup Gambus Ibukota El Corona Jakarta 2020”, mereka menyanyikan lagu-lagu khas gambus. Acara ini terlaksana pada Kamis malam, 22 Juni 2023 di sebelah Masjid Sufin (Suharti Arifin) di lapangan timur Pondok Pesantren.

Panggung besar, banyak lampu sorot warna-warni, dan bola disko tertata rapi di halaman sebelah Masjid Sufin. Dua sound besar tergantung di kedua sisi panggung dan ada lampu sorot yang menghiasinya. Di depan panggung terdapat tempat majelis keluarga Pondok An-Nur II, Habib Hamid Mauladawilah beserta rekannya, alumni dan penonton luar. Sedangkan bagian belakang sebagai tempat duduk para santri.

Sekitar pukul 20.45 acara bermula. Para pemain musik memainkan sebuah instrumen sebagai permulaan acara. Kemudian, Manajer El Corona Gambus, Alwi, naik ke atas panggung dan menyanyikan lagu Lil Inab. 

Sebelum acara mulai, Habib Hamid Mauladawilah memimpin pembacaan tahlil bersama sekaligus pembukaan acara.  Kemudian Dr. KH. Fathul Bari, S.S., M.Ag., membacakan doa. Setelah itu, satu perwakilan majelis keluarga Pondok Pesantren An-Nur II memberikan sedikit sambutan. 

Beliau mengucapkan terima kasih atas kedatangan Grup El Corona Gambus ke An-Nur II dan meminta maaf apabila penyambutannya kurang memuaskan. Lalu menyampaikan lagu request dari beliau sendiri.

Kemeriahan Pentas Grup Gambus El Corona 

Usai pembukaan, Alwi Alkaff dan rekannya, Muqadam, langsung naik ke atas panggung bersama para pemain musik. Sebelum bernyanyi, Alwi menjelaskan kepada Muqadam bahwa Pondok An-Nur ini ada 5 pondok. “Jadi dari cahaya satu sampai jadi lima cahaya,” ucapnya sambil takjub. 

Sebagai pembuka acara, mereka menyanyikan lagu Pantun Janda. Baru intro lagu, para penonton sudah heboh. Saat mereka bernyanyi, para penonton yang tahu lagu tersebut ikut bernyanyi. Setelah itu, mereka menyanyikan lagu Ayah Beristri Dua. Saking bergembiranya, ada satu penonton yang ikut naik ke panggung dan menari bersama. 

Tak hanya itu, Alwi dan Muqadam menyanyikan lagu-lagu lainnya. Di antaranya Zafir, Radinak, Khayalanku, dan lain-lain. Selain mereka, satu rekannya yaitu Anita Pawez juga mendapat kesempatan bernyanyi di atas panggung. Ia menyanyikan lagu Ghannili. Lampu sorot warna-warni dan pancaran sinar dari bola disko menambah kemeriahan acara ini.

Yang paling meriah adalah saat Muqadam menyanyikan lagu Ikan dalam Kolam. Saat menyanyikan lagu tersebut, banyak para penonton dan santri ikut bernyanyi, karena memang hafal. Muqadam sebagai penyanyi pun yakin kalau para penonton banyak yang hafal. “Pasti banyak yang hafal karena syairnya tidak terlalu banyak,” ucapnya.

Bahkan para santri dan beberapa penonton di depan berdiri dan ikut menari. Selain itu, ada juga yang naik ke panggung dan menari di sana. Sampai-sampai Muqadam turun dari panggung menuju para santri. Lalu ia memberikan mikrofonnya dan membiarkan santri menyanyi. 

Setelah itu, Alwi dan Muqadam terus bernyanyi dengan lagu-lagu lainnya. Para hadirin turut antusias bernyanyi bersama El Corona Gambus. Acara ini pun berakhir sekitar pukul 23.50. 

(Riki Mahendra Nur Cahyo/Mediatech An-Nur II)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex