Night of Blassing: Hiburan Bernuansa Romawi

Night of Blassing: Hiburan Bernuansa Kerajaan Romawi

Night of Blessing mengiringi acara pra liburan yang berada di pelataran SMP Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo” pada Selasa malam, 26 Maret 2024. Bertepatan pada malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1445 Hijriah.

Acara ini merupakan acara rutinan sebelum liburan tiba dengan tim pelaksan dari mahasantri STIKK (Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning) dengan peserta dari seluruh santri putra An-Nur II. “Tiap tahun acara ini samakin bagus dan mewah. Terlebih adanya Battle Sound saat ini,” ujar Ahmad Maulana Randika santri kelas 7, asrama Billah dua, asal Kepanjen.

Nuansa Kerajaan Romawi

Pada acara tersebut panitia mengangkat tema: Berguru Pada Masa Lalu Untuk Mengajar di Masa Depan, beserta nuansa kerajaan Romawi. “Dari Gus Zainuddin mengusulkan tema seperti ini,” jawaban Muhammad Arif Amrullah selaku ketua pelaksana.

Pembukaan acara dengan nonton bareng cuplikan film Islami. Dalam film tersebut mengkisahkan sejarah Islam sepeninggalnya Nabi Muhammad saw. Pada masa itu Islam mengalami perpecahan, banyak yang mengaku nabi palsu dan lain-lain. Pada kekuasaan Abu Bakar Ash-Shiddiq memiliki misi untuk menyatukan Islam dan memeprluas kekuasaan sampai Romawi.

Puisi dan Teater di Luar Dugaan

Setelah acara nonton bareng selasai. Seharusnya terdapat sambutan dari masayikh yang disampaikan Gus Zainuddin Badruddin, karena bentrokan dengan acara Pasar Waqiah, Gus Zainuddin tidak dapat menyampaikan sambutannya. Sebab hal itu acara tetap berlanjut ke puisi  berantai.

Kali ini pembawa puisi berantai berjumlah tiga orang yaitu Muhammad Ilham Fareza, Rizki, dan Muhammad Rayhan Hamzah. Puisi yang berkesan perjuangan, cinta, dan peternak. Pembawaan puisi yang sangat apik dan lucu semua membuat penonton tertawa terbahak-bahak sampai akhir puisi.

Setelah membuat penonton tertawa pada sesi puisi berantai, panitia masih saja membuat lelucon di teater malam ini. Teater yang berjudul Epic War of Garden. Tokoh utama yaitu Kratos dan Zeus. Dalam teater ini Kratos memiliki misi untuk membunuh seluruh dewa dan tersisa Zeus. Sebelum melancarkan misinya, ia mencari teman terlebih dahulu agar tidak mengalami kekalahan.

Meski teater dengan nuansa Romawi dan dewa-dewa, mereka tidak ketinggalan dengan sifat dan perlakuan lucu mereka. Sampai-sampai para penoton tertawa lagi dan lagi.

Kurang lebih 20 menit teater selesai. Acara berlanjut ke Battle Sound yang sekaligus menjadi penutup pada malam hari ini. Pada sesi ini panitia tetap saja menyajikan penampilan-penampilan yang pasti membuat penontonnya tertawa. Battle Sound ini juga termasuk acara terbaru, karena sebelum-sebelumnya tidak ada Battle Sound, hanya ada teater dan puisi berantai.

(ABU RAIHAN EFENDI/MEDIATECH ANNUR II)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex