Night Mubarok: Pesan-pesan Sebelum Santri Liburan

Night Mubarok: Pesan-pesan Sebelum Santri Liburan

“Adik-adikku, selamat berlibur,” ucap Ustaz Lintar Bayu dalam acara Night Mubarok hari kedua yang terlaksana di lapangan timur SMP An-Nur pada Jumat, 7 April 2023. Jika hari sebelumnya para santri penuh canda dan tawa dengan pentas seni, hari kedua mereka berselawat bersama sekaligus mendapatkan pesan-pesan sebelum liburan tiba.

Permulaan acara terisi dengan penampilan performa lima personil darbuka sembari menyambut kedatangan pada santri ke lokasi. Sesi acara bersambung dengan selawat bersama oleh tim hadrah STIKK (Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning).

Para santri sangat bersemangat saat berselawat bersama dan membuat suasana semakin meriah. Merek sampai mengibarkan beberapa bendera majelis selawat sambil tim hadrah menyenandungkan selawat. Bahkan, mereka juga saling melempar gulungan yang berisi potongan-potongan kertas kecil ke sana kemari.

Usai banyak lantunan lagu dari tim hadrah, MC (Master of Ceremony) pun menaiki panggung dan membuka acara dengan pembacaan surah Al-Fatihah. Setelah itu, acara berpindah ke sesi penyampaian pesan dan kesan oleh Ustaz Lintar Bayu.

Pesan: Pulang Bukan Untuk Liburan tapi Mengamalkan Ilmu

Awal amanat, Ustaz Lintar Bayu menyampaikan sebuah fakta, “Malam liburan selalu menjadi malam-malam yang syahdu.” Selalu ada dua hari acara pentas seni dan selawat bersama sebelum liburan tiba. “Bahkan saat say mondok dulu juga ada,” tambah beliau. Apalagi para santri biasanya sulit tidur karena senang bisa bertemu dengan orang tuanya esok hari.

Oleh karena saat itu bertepatan dengan malam 17 Ramadan yang mana Allah menurunkan Al-Quran seluruhnya dari Lauh Mahfuz ke langit dunia, Ustaz Lintar Bayu pun mengambil keterangan berhubungan dengan orang tua di dalam Al-Quran sebagai pesan untuk para santri.

Beliau menyampaikan bahwa Ibnu Abbas Ra. berkata ada tiga ayat perintah dari Allah di dalam Al-Quran yang berpasangan dengan perintah lain. Apabila hanya melakukan satu perintah saja tanpa pasangannya, maka tidak cukup bagi Allah.

Yang pertama, perintah taat kepada Allah juga rasul-Nya. Namun, karena para nabi termasuk Nabi Muhammad SAW sudah wafat ratusan tahun lalu sehingga tidak bisa langsung bertemu, sebagai gantinya adalah para ulama. “Siapa gantinya? Para ulama. Kalau di pondok pesantren, taat kepada kiai dan guru,” ucap Ustaz Bayu.

Kedua, perintah menunaikan salat serta zakat. “Sembahyang kudu sregep, zakate kudu dibayar (Salah harus rajin, zakat harus dibayar),” terang beliau.

Ketiga adalah yang menjadi inti pembicaraan yaitu perintah menyembah Allah dan berbuat baik kepada orang tua. Oleh karena itu, Ustaz Lintar Bayu mengatakan, “Harusnya kamu berterima kasih kepada orang tuamu, tidak cukup hanya kepada Allah.”

Orang tua telah mengeluarkan biaya yang tak terhitung. Bahkan uang yang keluar selama sebulan pun tidak terkira jumlahnya. “Itu bapakmu dan ibumu pontang-panting hanya untuk kamu agar bisa nyaman di pondok pesantren,” tegas beliau.

Maka dari itu, Ustaz Lintar Bayu berpesan, “Besok ini, buktikan bahwa perjuangan orang tuamu memondokkan kamu ada perubahan.” Pulang bukan untuk liburan tapi mengamalkan ilmu. Beliau menghimbau agar tidak kebanyakan bermain smartphone dan memperbanyak membantu orang tua. Apalagi bulan Ramadan hendaknya memperbanyak membaca Al-Quran. “Ayo buktikan, jerih payah orang tuamu ternyata ada hasilnya,” tambah beliau.

Ustaz Lintar Bayu juga menasihati supaya para santri menggunakan liburan ini dengan penuh manfaat. Selain itu, jangan sampai telat kembali ke pondok agar mendapat rida kiai.

Usai penyampaian pesan dan kesan, acara beranjak ke pembagian hadiah lomba yang telah terlaksana seminggu yang lalu. Lalu sebagai penghujung acara, Ustaz Mukhlas membacakan doa penutup. Setelah itu, tim hadrah kembali naik ke panggung dan melantunkan beberapa selawat sambil mengiringi kembalinya para santri menuju asrama masing-masing.

(Riki Mahendra Nur C/Mediatech An-Nur II)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex