<strong>Musabaqah Membaca Kitab untuk Mengetahui Sejarah Isra Mikraj</strong>

Dua ustaz duduk menghadap santri yang terpanggil untuk menyimak bacaan kitab mereka. Selain menyimak, mereka juga bertugas untuk menanyakan tentang ilmu nahwu dan soal fikih yang berkaitan dengan bab yang santri itu baca.

Musabaqah Qiraah Kitab, perlombaan membaca kitab. Perlombaan ini merupakan salah satu ajang yang ada di Musabaqah Isra Mikraj, acara untuk memeriahkan malam Nabi mendapat perintah salat lima waktu. Event lomba internal Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo” pada hari Sabtu (18/2/2023).

Perlombaan ini menuntut setiap ustaz kamar mengirimkan dua santri sebagai delegasinya. Dua santri ini sebagai perwakilan akan mengikuti technical meeting pada hari Kamis dan menghadapi persaingan di hari Sabtu.

Pada hari Sabtu, semua peserta berkumpul di gedung IKSAN mulai pukul 08.00 WIB. Perlombaan ini akan berlangsung hingga sore hari. Jika seluruh peserta sudah maju, mereka akan berkumpul di Aula Ya Matin untuk penutupan acara hari itu.

Sesuai pengakuan Zaidan Taqi, salah satu peserta, ia mendatangi gedung IKSAN sesuai dengan jadwal. Hanya saja acara masih belum mulai karena menunggu juri. Selagi menunggu juri, panitia menjelaskan sistem perlombaan dan menginstruksikan bagi santri yang tidak mengikuti technical meeting untuk menyetorkan namanya.

Kitab untuk musabaqah kali ini adalah Taqrib untuk santri jenjang SMP dan Fathul Qorib untuk santri SMA. Adapun babnya sama, yaitu bab bersuci dan salat.

Kitab Kuning, Salah Satu Sumber Sejarah Isra Mikraj

Badrus, selaku penanggung jawab perlombaan mengatakan, pemilihan bab ini berdasarkan keputusan panitia pusat. Alasan lain adalah demi menyamaratakan kelas. Maksudnya jika mengambil bab yang lebih jauh dari bersuci dan salat, takutnya ada kelas yang belum sampai bab itu, kata Badrus.

Para peserta akan maju satu per satu. Pertama-tama, mereka yang maju akan membacakan bab sesuai pilihan juri. Kedua, mereka akan menjelaskan murad bacaan sebelumnya. Ketiga, para juri menyuguhkan pertanyaan-pertanyaan seputar ilmu nahwu dan permasalahan fikih.

Selain lomba baca kitab, ada beberapa lomba lain yang ikut menyemarakkan acara Musabaqah Isra Mikraj ini. Apa saja lomba-lomba tersebut?

Ada lomba hadrah yang bertempatkan di Aula Ya Matin. Lomba khitobah yang berada di kelas timur SMP, begitu juga dengan lomba qiraah Al-Qur’an. Ada juga lomba kaligrafi dan menggambar yang berlokasi di kantor pusat An-Nur II lantai tiga.

Azzam, sebagai panitia memaparkan tujuan dari pengadaan lomba ini “Untuk mencari prestasi santri.” Ia mengatkan bahwa prestasi-prestasi yang akan terlihat nantinya bisa digunakan di perlombaan-perlombaan luar pondok.

Ia juga mengatakan, “Mumpung ada event Isra Mikraj. Daripada santri-santri menggunakan hari libur ini untuk tidur-tiduran saja, lebih baik untuk lomba.”

Muhammad Syukron Niam, juara dua lomba baca kitab membabarkan hikmah di balik lomba baca kitab ini. Ia berpendapat jika lomba baca kitab ini bisa mengantarkan seseorang untuk lebih giat membaca kitab sehingga ia mengerti sejarah Isra Mikraj sesuai informasi di kitab.

Ia menyebutkan bahwa relasi antara Isra Mikraj dengan perlombaan baca kitab ini adalah itu tadi. Yakni jika seorang santri ingin mengetahui sejarah Isra Mikraj, si santri akan membacanya di kitab.

(Ahmad Firman Ghani Maulana/Mediatech)

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

© 2026 Mediatech An-Nur II