Menjauh Untuk Mendekat

Hikam Zain

ستدرك في النهاية ان لا احد سيبقى لاجلك الكل سيبقى حسب حاجته وكلهم راحلون.
(روائع الفكر)

Pada  akhirnya engkau akan tahu, semua akan meninggalkan mu, mereka datang hanya sekedar memenuhi hajatnya masing-masing. Setelah itu akan pergi.

 

Naif, Sering kali kita terpaku pada seseorang, bertumpu hanya pada manusia. Kita lupa, bahwa mereka pada waktunya juga akan meninggalkan diri kita, mereka datang hanya untuk sekedar memenuhi hajatnya. Jika kita tidak siap maka  akan merana, merana dalam sedih yang berkepanjangan.

 

Seorang Nabi Ayub pun ditinggalkan oleh istrinya sebab terkena penyakit dan ujian yang begitu dalam. Teman disaat kita miskin beda dengan banyaknya teman di saat kaya. Dan begitulah seterusnya. Maka yang perlu kita pikir adalah bagaimana merasa senang dengan kesendirian bersama-Nya, karena Dia tak pernah meninggalkan kita.

Salam Takdzim, Ahmad Zain Bad.

Pondok Pesantren An Nur II Bululawang Malang.

IG : @pesantrencahaya

Youtube: @jelajahpesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: