Mau Liburan, An-Nur II Dipenuhi Selawat dan Hiburan

“Mengingat sebentar lagi liburan, kami selaku panitia berusaha mempersembahkan acara ini dengan sebaik-baiknya kepada para santri,” seru Akbar, Ketua pelaksana acara malam itu. Ahad, 5 Desember 2021, Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo” (Pesantren Wisata) kembali menggelar acara  sebagai persembahan terakhir sebelum pemulangan liburan santri: An-Nur II Night Spectacular.

                Dibuka dengan penampilan tim SCA (Suryo Cahyo Al-Murtadlo), para santri disuguhkan dengan irama dari iringan cover lagu yang dikemas apik sebagai pengawalan acara. Tak lama kemudian, dua orang MC (Master of Ceremony) berpakaian khas adat Jawa menaiki panggung lalu memeriahkan suasana dengan yel-yel yang mereka berikan kepada para santri.  

Pesan Kiai: Senikan Hidupmu!

                Sesi acara berganti, Kiai Achmad Zainuddin Badruddin pun dipersilakan untuk memberi sambutan dan mauidhoh khasanah. Tapi, sebelum beliau memberikan sambutan dan menaiki panggung, terdapat hal unik kala kedatangan beliau. Rombongan sepeda motor trail mengawalnya menuju acara ditambah dengan iringan musik khas geng-geng motor yang menambah kesan memukau.

                Ketika sambutannya, beliau mengaku sangat mengapresiasi acara malam itu. Beliau sangat mendukung atas terlaksananya acara yang penuh seni dan hiburan tersebut. Bahkan, dalam sambutannya beliau sempat memotivasi kepada para santri untuk terus berseni dalam setiap kreasi. “Jika hidupmu tanpa seni, maka hidupmu akan terasa biasa-biasa saja.”

                Tak lama setelah sambutan Kiai Zainuddin usai, sesi acara berpindah menjadi penampilan finalis dari lomba yang diadakan Mahasantri STIKK (Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning) sejak tanggal 27 November. Para Juri pun telah bersiap menilai setiap penampilan dengan duduk tepat di depan panggung.

Meski Hujan Mengguyur, Panggung Acara Masih Tetap menghibur

                 Selang beberapa waktu, satu persatu finalis dipanggil untuk menaiki panggung menunjukkan penampilan terbaiknya. Penampilan dimulai dengan finalis lomba MQK (Musabaqoh Qiroatul Qutub), kemudian dilanjut dengan pembacaan bait-bait puisi oleh para finalis lomba cipta baca puisi. Setelah Para finalis membacakan masing-masing puisi ciptaannya dengan penuh penghayatan, selanjutnya finalis cerdas cermat pun kebagian jatah untuk beradu kecakapan intelektualnya di atas panggung.

                Sampai pada satu waktu, tiba lah sesi yang dinantikan oleh para santri. Pertunjukan berganti dengan penampilan-penampilan dari tim finalis lomba musik perkusi dan teater. Iringan musik yang dibawakan oleh tiap regu perkusi dan drama komedi kru teater dari santri, rupanya dapat memusatkan seluruh perhatian penonton ke panggung acara meski hujan perlahan mengguyur lokasi acara.     

                Sebagai penutup, acara diakhiri dengan penampilan teater yang beranggotakan dari kolaborasi Mahasantri STIKK dan santri jenjang SMA. Dengan perpaduan unsur antara teater, modern dance dan pembacaan puisi, penampilan tersebut dapat menjadi pemungkas yang asyik sebagai tanda berakhirnya acara di malam itu.       

Hari kedua Acara Periah Liburan An-Nur II

                Selang sehari sebelum liburan, An-Nur II rupanya masih bergeming dan dengan acara menyambut liburannya. Panggung An-Nur II Night Spectaculer yang telah berdiri megah dengan kerlap-kerlip lampu sehari sebelumnya, terlihat telah  berganti genre acara.

Di hari berikutnya, di panggung acara itu terdengar ramai bacaan selawat kepada Nabi akhir zaman, yakni Nabi Muhammad SAW. Grup banjari pelantun selawat tersebut beranggotakan santri dari berbagai jenjang. Mulai dari santri di jenjang MI, sampai pada jenjang Mahasantri. 

                Pembacaan selawat dan tabuhan rebana berhaluan musik hadrah terus mengisi acara sebagai penyambutan untuk para santri yang berdatangan ke lokasi. Senin (06/12/21), acara itu, sekaligus menjadi momen pamungkas menutup hari-hari para santri. Momen yang tak lekang dalam memori santri, di kala rasa ingin liburan mengantri.

Seusai pembacaan selawat usai, dua orang qori’ Al-Quran (Ahmad Zam-zam dan Firdan) membacakan lantunan kalam Ilahi. Ayat demi ayat dibacakan dengan merdu dan sangat memperhatikan kaidah tajwid dan ghorib yang terkandung dalam Al-Quran.

Sehabis pembacaan kalam suci Al-Quran, Ustaz Khoiruddin selaku ketua pelaksana kegiatan SSD (Silaturrahmi Santri Daerah) yang telah dlaksanakan sejak tanggal 15 November 2021 lalu, kebagian mandat untuk menyampaikan orasi kesatuan di atas panggung. Membawakan tema “Semangat kedaerahan—Semangat kesatuan”, Ustaz Khoiruddin menuturkan kepada para santri agar tak henti menyambung tali silaturrahmi kepada sesama. Utamanya untuk santri yang selingkup dalam daerah asal.     

Tak menunggu lama, ketika Ustaz Khoiruddin usai menyampaikan orasinya, acara pun ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Ustaz Bika Al-Kavi. Tak lupa, para pemenang lomba An-Nur II Night Spectacular pun dipanggil ke atas panggung sebagai para juara An-Nur II.

(Riki Mahendra/Arif Rahman/Mediatech An-Nur II)

Comments (2)

  1. by Yuuta, Desember 9, 2021

    Keren ya ada acara Annur night spectacular sebelum santri santri pulang, kalau boleh tau penampilan “Annur night spectacular” pertunjukan nya ditampilkan di YouTube kah?

    Reply
    • by admin, Desember 24, 2021

      Terimakasih atas apresiasinya! Untuk seputar penyiaran kami lebih memfilter terkait tayangan dikarenakan takut terjadinya kesalahpahaman bagi orang awam. Terimakasih!

      Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

© 2026 Mediatech An-Nur II