23 September, 2018
  • 23 September, 2018
Haul Pertama

Malam Puncak Haul Pertama Kiai Bad

By on 19 Februari, 2018 0 110 Views

Pada malam Ahad (17/02/18), itulah pelaksanakan haul di hari ke-2 kembali dilaksanakan. Acara ini merupakan malam puncak pada rentetan acara Haul Pertama KH. M. Badruddin Anwar di lingkungan Pondok Pesanren An-Nur II “Al-Mutadlo”.

 

Ribuan jamaah datang dengan berbagai jenis transportasi yang dibawa dan memasuki lingkungan pondok pesantren. Sehingga, memadati tiap pojok-pojok pesantren. Pada saat adzan Isya’ berkumandang, jamaah pun mulai melunjak datang.

 

Dengan melunjaknya jumlah jamaah yang terus berdatangan, menjadikan para petugas parkir kerepotan dibuatnya. Ditambah lagi, adanya beberapa jama’ah yang nampaknya sedikit sulit untuk diarahkan. “Pada setiap acara kami selalu mengharap akan lebih mudahnya wali santri atau jamaah untuk diatur “, tegas beberapa santri petugas parkir di area SMP dan SMA.

 

Perlu diketahui, alokasi parkir dibedakan menjadi beberapa tempat untuk menanggulangi kamacetan dan kepadatan area parkir. Diantaranya, lapangan SMA An-Nur, halaman SMP An-Nur, lapangan bawah untuk tamu VIP, lapangan asrama Ibnu Aqil dan lapangan pondok putri bagian barat dialokasikan sebagai area parkir roda empat. Sedangkan lapangan parkir pondok putri bagian timur dan kelas timur SMP, dialokasikan sebagai tempat parkir roda dua.

 

Alhasil, karena banyaknya lokasi parkir, sebanyak 35 santri dari kelas SMA dikerahkan untuk bertugas menata parkir. Dan dari banyaknya kendaraan yang berjubel itu, tidak menjadikan para petugas patah semangat, justru menjadikan mereka lebih semangat menjalankan tugas dari pesantren sebagai bentuk khidmat mereka pada Pondok Pesantren.

 

Di sisi lain, di area VIP, yang berlokasi di pondok putri terlihat lebih tertib karna dekat dari lokasi acara. “kunci keberhasilan dari semua area parkir sebenarnya hanya dengan persiapan yang cukup dan susunan parkir yang lebih terstruktur”. Singgung Hamzanul, santri alumni yang turut membantu parkiran di area pondok putri.

 

“Tetapi, dibanding dengan pengaturan masuknya kendaraan yang ada, itu lebih sulit lagi mengatur kendaraan yang henak keluar karna usainya acara, karna dari berbagai kendaraan keluar secara bersaman yang menyebabkan terjadinya macet, sehingga butuh pengangsuran yang efektif”. Ujar Yusuf salah satu petugas parkir.

 

Di samping itu, ada wali santri yang mengatakan bahwa parkiran kali ini “liar”. Tidak lain karna banyaknya area parkir yang disediakan. Dan keseluruhannya, penuh dengan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

 

Pewarta            : Miftakhul Huda

Editor               : Izzul Hal

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: