Majelis Jantiko Mantab Hadiahkan Hataman Al-Quran di Haul ke-3 Kiai Badruddin

Majelis Jantiko Mantab Hadiahkan Hataman Al-Quran di Haul ke-3 Kiai Badruddin

Majelis Jantiko Mantab Hadiahkan Hataman Al-Quran di Haul ke-3 Kiai Badruddin

Suara lantunan bacaan Alquran terdengar dari raudloh KH. M. Badruddin Anwar seusai salat jemaah Subuh, Sabtu, 25 Januari 2020. Para jemaah semaan Alquran dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab kembali hadir untuk khataman Alquran dalam rangka Haul ke-3 Kiai Badruddin. Khataman tersebut berlanjut hingga uasi jamaah Isya dengan ditutup pembaaan doa yang diamini oleh ribuan jemaah yang hadir.

Pak Selamet, salah satu jemaah Jantiko Mantab, mengatakan kalau khataman Alquran berjalan lancar. Jemaah terlihat khusyu dalam menyimak setiap ayat Alquran. Menurutnya, jika jemaah Jantiko Mantab wilayah Malang datang semua, jumlahnya bisa tembus tujuh ratus jemaah. “Insya Allah haul berikutnya kami akan mengadakan lagi khataman Alquran di sini,” ungkap pria asal Kedungkandang, Malang ini.

Sejak sore, kendaraan mulai banyak yang memasuki Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo. Mulai dari kendaraan roda dua hingga beberapa angkot dan bis pun terparkir rapi di sepanjang jalan kembar dan lapangan pondok. Para banser kecamatan Bululawang dan belasan petugas parkir santri ikut mengatur jalannya kendaraan itu. “Kira-kira sudah seratus lebih kendaaan yang masuk,” kata Ali, salah satu Pandawa crew yang bertugas mengatur tempat parkir, di awal acara.

Di depan Balai Latihan Kerja An-Nur II, kendaraan roda dua terparkir rapi. Di sampingnya terdapat beberapa stan. Siang hingga sore hari, stan milik OSIS SMA An-Nur itu membuka bazar. Bazar tersebut ditujukan untuk memeriahkan rentetan acara haul yang dimulai dengan LBM (Lajnah Bahtsul Masail) se-Malang Raya pada tanggal 24 Januari lalu.

Sesekali terlihat beberapa santri naik di bak mobil Pick Up putih milik pesantren. Di bak itu pula terdapat tumpukan nasi kotak yang ditumpuk di dalam kresek merah. Nasi kotak itu akan dibagi ke masing-masing asrama. Tak ketinggalan, beberapa sound system pun disebar di beberapa titik agar para jemaah bisa mendengar secara jelas runtutan acara.

Saat salat maghrib berjamaah, sudah banyak jemaah haul yang datang. Itu bisa dilihat dari banyaknya jemaah salat Maghrib yang sampai meluber ke halaman masjid. Setelah jamaah, Gus Fery, memimpin pembacaan Dzikrul Ghofilin. Zikir ini adalah zikir khas yang diamalkan oleh majelis Jantiko Mantab. Barulah kemudian setelah salat Isya, khataman dilanjutkan yang tinggal juz 30.

Setelah pembacaan juz 30 usai, acara inti pun dimulai. KH. Agus Sabuth, Khadim majelis Jantiko Mantab, dan Kiai Zainuddin Badruddin berkesempatan mengisi sambutan. “Semua acara di-handle oleh majelis Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab,” ujar Pak Fadlan Falakhi, salah satu panitia haul.

Pada haul kali ini, santri ditempatkan di masjid dan halaman masjid An-Nur II. Sedangkan jemaah laki-laki berada di sekitar raudloh, dan jemaah perempuan berada di depan ndalem pengasuh. Tamu VIP ditempatkan di raudloh dan dekat makam. Makam Kiai Badruddin sudah dihias bunga membentuk tulisan Haul ke-3 dalam bahasa arab.

Acara pun ditutup dengan pembacaan doa oleh KH. Agus Sabuth dan Habib Hamid Mauladawilah. Kemudian, para santri dan jemaah diberi kesempatan untuk mushofahah kepada Kiai Sabuth sebelum beliau kembali ke kediamannya.

(Mumianam/Mediatech An-Nur II)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: