Lokasi Parkir Haul Akbar Kedua

Pihak panitia haul akbar kedua Almaghfurlah KH. M. Badruddin Anwar bagian keamanan telah menyiapkan pengaturan lahan parkir pada Selasa pagi (05/02).

Penjagaan telah dimulai dari tadi pagi oleh Pandawa Crew, tim keamanan santri. “Kami telah menyiapkan sekitar tiga puluh santri untuk ikut menertibkan parkir sebelum haul sampai berakhirnya haul,” ungkap koordinator Pandawa Crew, M. Irvan Hidayatullah.

Katua panitia, Ust. Hadiqul Ikhwan, menambahkan, pihaknya telah meminta izin kepada aparat polisi agar berkenan menertibkan lalu lintas depan pondok yang rawan akan kemacetan. Kira-kira polisi yang akan diterjunkan sebanyak sepuluh polisi. Selain itu juga ada sekitar lima puluhan Banser yang siap membantu Pandawa Crew dalam menertibkan parkir. Dan untuk memudahkan para tamu, panitia telah memasang petunjuk arah  lokasi parkir yang tersebar di beberapa titik.

Irvan berharap dengan adanya tim gabungan antara santri, Banser dan polisi ini dapat menertibkan kandaraan yang memadati lingkuangan Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo. “Semoga tahun ini lebih tertib dari tahun kemarin,” harap pria yang juga maha santri STIKK D2 ini.

*lokasi Parkir*

Lokasi parkir akan dibagi menjadi dua bagian: roda empat dan roda dua. Untuk kendaraan roda empat, setelah melewati gerbang utama, akan diarahkan ke arah kiri atau ke arah lapangan barat. Jika di lapangan sudah penuh, masih ada halaman SMA AN-Nur. Jalurnya tinggal lurus setelah lapangan barat kemudian mengikuti instruksi panitia. Dan apabila parkiran di lokasi pondok penuh, Anda akan diarahkan untuk memarkir kendaraan roda empat anda di Perumahan Permata Krebet yang letaknya berada di depan An-Nur II.

Terkhusus bagi undangan VIP lokasi parkir ada sedikit perbedaan. Yakni setelah memasuki gerbang akan diarahkan lurus. Lalu akan diarahkan naik ke kanan menuju lapangan parkir pondok putri. Hal ini ditujukan untuk menghormati tamu istimewa agar tidak terlalu jauh menuju lokasi haul.

Sedangkan untuk pengendara roda dua, akan diarakahan ke halaman SMP An-Nur bagian timur dan barat. Setelah kendaraan terparkir, pengemudi akan diberi karcis untuk menanggulangi curanmor. Jika hilang, maka diharuskan menunjukkan STNK, sebagai bukti kepemilikan motor.

“Untuk para tamu kami berharap untuk bisa tertib dan mematuhi peraturan yang ada, agar acara Haul Akbar ke-2 ini berjalan lancar,” pesan Irvan di akhir pertemuan dengan annur2.net seraya melanjutkan tugasnya mengkoordianasi anggotanya.

(Mediatech An-Nur II)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pondok Pesantren An Nur II Al Murtadlo.

%d blogger menyukai ini: