Kunjungan Habib Sholeh bin Yahya: Urgensi Menjadi Penuntut Ilmu

Kunjungan Habib Sholeh bin Yahya: Urgensi Menjadi Penuntu Ilmu

annur2.net – Al-Habib Sholeh bin Yahya Mauladawilah mengisi Dauroh Ilmiah di depan masjid An-Nur II “Al-Murtadlo” pada Kamis, 20 Februari 2025. Pada malam hari yang begitu banyak rahmat dengan semangat para santri untuk mengikuti Dauroh Ilmiah.

Beliau lahir di Yaman pada tahun 1978. Masa muda beliau berguru kepada Al-Habib Umar hingga tahun 2008, melanjutkan kuliahnya di Fakultas Islam Di Sewun, Hadramaut.

Lalu belajar di kota Tarim dan mengambil banyak sanad dengan guru-guru terkemuka yang di antaranya, Al-Habib Umar bin Hafidz, Al-Habib Ali bin Masyhur (Mutfi Tarim, kurang lebih sekitar 13 tahun belajar dengan beliau), Al-Habib Salim Assyatiri, Al-Habib Abu-Bakar Adni dan lainnya.

Beliau merupakan pakar dan ahli dalam ilmu hadis, suka membedah kitab yakni Al-Arba’in An-Nawawi dan sebagai pengajar di Darul Musthofa, Tarim. Beliau sering mengadakan safari dakwah di berbagai tempat dan daerah, yang bahkan hingga keluar negeri seperti Indonesia, Malaysia dan lain sebagainya.

Hikmah Penuntut Ilmu

Malam yang indah, para santri An-Nur II “Al-Murtadlo” ini mengikuti pengajian oleh Al-Habib Sholeh bin Yahya Mauladdawilah, yang menjelaskan tentang keistimewaan para penuntut ilmu.

Dengan di awali bersyukur dalam kita memiliki rezeki iman dan menjadi orang Islam. Hal tersebut merupakan hal yang tidak ternilai.

Lalu nikmat yang selanjutnya Allah jadikan kita sebagai ahli ilmu. Nikmat ini merupakan yang sangat agung. Allah tidak akan memberikan nikmat tersebut kecuali mengangkat derajat orang atau hamba yang berasal dari iman dan ilmu yang ia miliki. 

Ketika seorang hamba mencintai Allah, maka allah akan menjadikannya ahli Ilmu. Lalu ketika hamba tersebut telah menjadi ahli Ilmu, akan semakin cinta kepada Allah, Allah juga akan cinta kepadanya dan memudahkannya ketika menuju surga.

Allah akan juga memudahkan hambanya yang taat dan beriman masuk ke surga. Seperti hadis Nabi yang berbunyi:

عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللّهِ ﷺ يَقُوْلُ: “ﻣَﻦْ ﺳَﻠَﻚَ ﻃَﺮِﻳْﻘًﺎ يَلْتَمِسُ ﻓِﻴْﻪِ عِلْمًا ﺳَﻬَّﻞَ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻟَﻪُ ﻃَﺮِﻳْﻘَﺎً ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ. ﻭَﺇﻥَّ ﺍﻟﻤَﻼﺋِﻜَﺔَ ﻟَﺘَﻀَﻊُ ﺃﺟْﻨِﺤَﺘَﻬَﺎ ﻟِﻄَﺎﻟِﺐِ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﺭِﺿًﺎ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﺼْﻨَﻊُ”

“Barang siapa yang menuntut ilmu di dunia maka niscaya allah akan memasukkannya ke surga. Sesungguhnya para Malaikat meletakkan (mengepakkan) sayapnya untuk mendoakan para penuntut ilmu karena apa yang dilakukannya.”

Mengapa Malaikat bersujud ke Nabi Adam?

Seperti Nabi Adam yang memiliki kemulian berbeda dari mahkluk-mahkluk lainnya yakni Ilmu. Oleh karena itulah para malaikat bersujud kepadanya. Bukan karena ibadah Nabi Adam yang membuat para malaikat itu bersujud kepada beliau tapi karena ilmunya.

Jika dibandingkan dengan ibadah setan dengan Nabi Adam, ibadah setan jauh lebih banyak. Hal ini telah terjadi sebelum adanya setan bermaksiat kepada Allah.

Beruntungnya kita pada zaman sekarang sudah dapat mencari ilmu dengan mudah tanpa ada halangan atau kesusahan. Berbeda dengan zaman dulu, mencari satu hadis harus berjalan dari Madinah ke Syam. Ada juga yang sangat jauh sekali dan hanya untuk satu hadis saja, walaupun perjalanan tersebut butuh 1 bulan.

‘’Kalau kita saja yang dibandingkan dengan para ulama zaman dahulu, mungkin jika kita jalan menuju Surabaya untuk mencari satu hadis saja, itu sangat tidak mungkin.’’ Gurau Sang Habib dengan santri.

Mengapa ulama dulu kuat untuk mencari Ilmu karena mereka memiliki iman yang kuat. Walaupun itu hanya satu hadis, itu sangat penting. Semangatnya mencari ilmu itu akan membuat mereka menjadi orang yang mulia atau ditinggikan derajatnya.

Jadi, orang yang mencari ilmu adalah orang yang sangat mulia. Oleh karena itu kita harus semangat dalam menuntut ilmu. Jika kita tidak menghormati ilmu, Allah tidak akan memberikan ilmu tersebut. Ilmu sangat penting untuk dunia dan akhirat, karena menjadi nikmat yang sangat besar yang Allah SWT., berikan.

(Zihni Maurizio/Mediatech An-Nur II)

Your email address will not be published.

Your email address will not be published.

TERBARU