Kolaborasi Bersama Lirboyo Gelar LBM IKSAMA ke-XIV PCNU Malang Menyoroti Isu MBG

annur2.net – Selasa, 10 Februari 2026 di kantor Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo” dipenuhi dengan berbagai perwakilan peserta menghadiri acara Bahtsul Masail IKASAMA. IKASAMA sendiri merupakan organisasi santri dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri untuk daerah Malang. Minuman dan jajanan dihidangkan untuk peserta di setiap mejanya. Acara berjalan mulai pukul 2 siang dan diawali pertanyaan dari PCNU Ngantang. Berbagai Kontroversi perihal MBG yang terjadi saat ini merupakan hal yang dibahas pada musyawarah kali ini.

LBM kali ini dihadiri sekitar 150 orang. Diantaranya MWC berjumlah 33 Kelompok, PCNU terdiri dengan dua Kelompok (PCNU Kota Malang dan PCNU Kota Batu). Lalu juga terdapat perwakilan dari pondok pesantren 29 Kelompok dan dua forum musyawarah (IMAM dan FIGURAN). Serta, dua himpunan santri Pondok Pesantren Ploso dan Sidogiri.

Ustaz Muhammad Ahsani Taqwim S.F.U., sebagai ketua pelaksana di LBM IKASAMA perwakilan An-Nur II dan berlatar belakang sebagai pembina LBM di Ma’had Aly Pondok Pesantren An-Nur II “Ini kerjasamanya antara pondok.” LBM kali ini sendiri merupakan kerjasama antara Pondok Pesantren An-Nur II dengan Pondok Pesantren Lirboyo.

Pembahasan kali ini langsung panas dari pendapat tim FIGURAN. bahwasannya MBG merupakan waqaf dan bagi anak yang tidak mendapatkan program tersebut maka harus diberikan walau dirumahnya. Moderator yang baru selesai menyampaikan pembahasan kali ini dibuat panas dengan pendapat yang disampaikan figuran. Banyak dari berbagai kubu memberikan pendapat masing-masing dan yang mendominasi kali ini merupakan kubu yang tidak berhak. 

Mushahih menjelaskan dengan rinci konsep pada pembahasan kali ini, dikarenakan pembahasan yang berbelit-belit. Lebih dari 150 peserta hadir dalam LBM kali ini, Walaupun pembahasan kali ini panas akan tetapi tidak membuat peserta merasa panas di dalam ruangan ini. Hingga azan asar berkumandang mushahih meluruskan persoalan dalam pembahasan yang berbelit-belit ini. 

Hingga penghujung acara penyambutan oleh Kiai Nidhom Subki sebagai perwakilan tuan rumah dari Pondok Pesantren An-Nur II. Beliau mengucapkan terimakasih untuk para peserta IKASAMA yang telah ikut memeriahkan acara Bahtsul Masail Kali ini. 

Lalu dilanjut sambutan singkat dari Agus Mihroj Zubaidi sebagai Ketua PCNU Malang “Sebagai santri untuk ilmiah itu wajib dilakukan untuk menyampaikan jawaban dari pertanyaan dari masyarakat.” Santri merupakan pencari ilmu, dari hal itu ilmu harus tetap tersalurkan kepada penerus kita dan terjaga agar tidak hilang termakan waktu. 

Nasihul Anam dari tim FIGURAN asal tumpang menyampaikan sambutan penutupan pada acara LBM ini. Selawat serta salam dan meminta maaf diucapkan kepada peserta-peserta. Pada kegiatan LBM ia sedikit membuat pembahasan menjadi berputar-putar dan memanas. Akan tetapi ia mengatakan itu memang tujuan sebenarnya ia melakukan hal tersebut. 

Dikarenakan kesuksesan LBM atau musyawarah adalah peserta yang saling ramai menyampaikan argumen dalam kegiatan tersebut. Jadi, acara berakhir dengan perumus yakni Ustaz Ulul Bashair menyampaikan rumusan dari pembahasan kali ini dan diakhiri doa oleh Prof. Mujab Mashudi sebagai akhir sesi acara.

Harapan kedepannya dari Ustaz Ahsan, “Dari kerjasama ini kami belajar semoga kerjasama ini menjadi awal sebagai gabungan antara annur sama lirboyo, dan kemudian untuk acara kedepannya mungkin bisa collab untuk acara-acara lain bukan hanya di bahtsu (Bahtsul Masail).”

(Zihni Maurizio/Mediatech An-Nur II)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex