KH. ANWAR NUR & RASULULLAH SAW

KH. ANWAR NUR DAN RASULULLLAH SAW.
Bagi Seorang Muslim, Rindu Kepada Rasul adalah Hal yang tidak mengherankan lagi,  karena Rasul SAW adalah sosok yang paling mulia dijagat raya ini, baik dunia maupun akherat. Suatu Keuntungan yang sangat tidak ternilai harganya bisa bertemu Nabi, baik secara langsung ataupun dalam mimpi, karena Syaitan tidak bisa menyerupai para Nabi.
Sebuah tips  dari guru saya Al Habib Ali Al Jufri,  4 cara agar bermimpi bertemu Rasulullah SAW
١. كثرة الصلاة على النبي، يقول السخاوي اقل الاكثر الصلا على النبي في يوم وليلة   ثلاث مائة مرة  ٣٠٠ x

٢. التعظيم لسنته صلى الله عليه وسلم

٣. الخدمة لامته

٤. حمل حمل دعوته

1. Banyak bersholawat kepada Rasulullah SAW.

Menurut Imam As Sakhawi didalam kitabnya ” Qoul Badi’ Fis Sholat Alal Habibis Syafie’  ”  minimal satu hari kita membaca 300 sholawat.

2. Mengagungkan Sunnahnya.

3. Khidmat kepada umat.

4. Menyebarkan dakwahnya Nabi Muhammad shallaluhu alaihi wasalaam.
Barang siapa yang menjalankan ke 4 cara ini, insyaAllah akan segera dikarunia bertemu Makhluk yang paling indah dimuka bumi Muhammad SAW.
Maka tidak heran jika para alim Ulama’ tanah jawa, bahkan bisa bertemu secara Yaqodhotan/ dalam keadaan terjaga. Diantaranya seperti Al Habib Abdulloh bal Faqih Darul Hadist Malang, KH. Hamid Pasuruan, KH. Mustofa Lekok, KH. Anwar Nur Bululawang, KH. Syadzili Pendem Batu dan  juga  KH. Khoiruz Zein Pasirian Lumajang. Dll.
Memang sebagian orang, ada yang terkesan dibuat-buat, seakan-akan ia mimpi berjumpa dengan Nabi, dan menceritakan ke khalayak ramai, padahal hanyalah halusinasi belaka atau cuma bohong mengatasnamakan Nabi. Dan orang yang seperti ini maka ancamannya teramat pedih.
وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ

Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka.
Maka Para Ulama’ sangat berhati hati dalam hal ini, biasanya yang bercerita itu malah orang lain dan bukan dirinya sendiri.
Dan akhirnya penulis berdoa, semoga kita bisa meneladani mereka, dan hidup kita dimuliakan bertemu Nabi didunia sebelum diakherat nanti.

Salam Takdzim 

Ahmad Zain Bad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: