“(48) Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri? (49) Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. (50) Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka).” (Q.S. An-Nahl: 48-50)
***
Seperti yang kita ketahui, Allah Swt., sangat menganjurkan umat Islam untuk berzikir padanya. Asalkan kalian tahu, zikir ini bukan hanya untuk manusia, tapi hewan dan segala sesuatu yang Allah ciptakan juga berzikir.
Sebagai contoh, ada sebuah cerita yang datang dari Nabi Yunus as. Saat Nabi Yunus tertelan oleh seekor paus yang sangat besar, ia sadar bahwa dirinya belum mati. Kemudian ia secara refleks bersujud kepada Allah. Ketika berada di perut ikan paus pula, ia dapat mendengarkan suara-suara makhluk-makhluk laut yang bertasbih.
Rasulullah yang Punya Pendengaran Super
Nabi Muhammad saw., mempunyai banyak sekali mukjizat yang menakjubkan. Salah satunya Beliau dapat mendengar suara seseorang yang tengah mendapatkan siksa kubur. Saat mendengarnya, Beliau langsung memerintahkan beberapa sahabatnya untuk mengambil sebuah pelepah kurma. Kemudian pelepah tersebut Beliau belah menjadi dua, lalu salah satunya Beliau letakkan di atas kuburan, dan yang lain Beliau letakkan di tempat lain.
Nabi juga mampu membuat beberapa sahabatnya mendengarkan tasbih dari sebuah batu. Sebagaimana yang ada pada hadis,
عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْغِفَارِيِّ قَالَ: «إِنِّي لَشَاهِدٌ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَلْقَةٍ، وَفِي يَدِهِ حَصًى، فَسَبَّحْنَ فِي يَدِهِ، وَفِينَا أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ، فسَمِعَ تَسْبِيحَهُنَّ مَنْ فِي الْحَلْقَةِ.
Artinya: “Dari Abu Dzar Al-Ghifari berkata: Sesungguhnya aku menyaksikan Rasulullah ﷺ di dalam sebuah halaqah; di tangan beliau ada batu kerikil, lalu batu kerikil itu bertasbih di telapak tangannya. Bersama kami ada Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali ra., maka orang-orang yang berada dalam halaqah semua mendengar tasbih batu-batu tersebut.”
Dengan adanya hadis ini kita tahu bahwa yang dapat berzikir bukan hanya manusia, benda mati pun dapat berzikir. Maka dari itu mana mungkin manusia sebagai makhluk yang Allah berkahi akal akan kalah hanya dengan batu yang tidak berakal.
(Farkhan Wildana S./Mediatech)
