Dini hingga petang, khataman Al-Qur’an terlantunkan dan usai pada puncak acara Jantiko Mantab. Acara ini adalah rutinan sejak lama. Tiba di Haul ke-9 Almaghfurlah KH. Badruddin Anwar, kini 20 November 2025 acara Jantiko Mantab berjalan lancar tanpa adanya halangan.
Hujan habis membasahi pelataran raudah, tapi tak menghalangi berjalannya acara. Terdapat masyayikh, alumni, santri SMP dan SMA hingga jemaah Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab yang hadir. Acara diusung oleh MC yakni Bapak Iskar Ardian dengan Jawa halus khas yang mengawali dengan sambutan dari masyayikh oleh KH. Hairuddin, Ak., M.Si.

Beliau memulai sambutannya dengan menyebut seluruh tamu yang hadir. Lalu, beliau memberikan sambutan singkat dengan mengatakan: “Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada kita, Al-Qur’an akan menyelamatkan kita di yaumil qiyamah, apalagi hanya ingin menerangkan besok agar tidak hujan, Allah akan gampangkan.”
Dengan kata lain, setelah khataman dari fajar hingga petang ini akan memberikan syafaat kepada kita. Dari khataman itu, akan menyelamatkan kita di akhir zaman (yaumulkiamah). Apalagi hanya menolong kita untuk memperlancar acara besok.
Kemudian, sebagai akhir sambutan beliau mengundang para tamu yang datang untuk menghadiri acara puncak Haul KH. Badruddin Anwar pada 21 November 2025. Kemudian mauizah hasanah tamu spesial yakni H. Agus Ferry Husnul Ma’ab. Beliau dikenal sosok penerus perjuangan sang kakek KH. Hamim Djazuli (Gus Miek).

Beliau mengawali sambutan dengan harapan-harapan. Lalu beliau mengajak untuk kita mengikuti rentetan haul ini. Beliau termotivasi, bahwasannya Pondok Pesantren An-Nur II ini mengajarkan kita untuk berbakti kepada orang tua dan guru yang sudah meninggal.
“Yang masih di dunia, bisa mengangkat derajat orang yang meninggal, dengan memintakan ampun kepada Allah” Ucap beliau, menyampaikan dengan cara khasnya.
Setelah Gus Ferry memberi tausiyah dilanjut pembacaan Dzikrul Ghofilin. Acara puncak dari Jantiko Mantab dengan membaca amalan berupa zikir yang digagas tiga tokoh, salah satunya kakek beliau (sumber: https://www.nu.or.id/). Sampai pembacaan selesai dan acara diakhiri doa dari perwakilan panitia Jantiko Mantab.
(Zihni Maurizio/Mediatech An-Nur II)
