22 Mei, 2018
  • 22 Mei, 2018

HARI SANTRI, USTADZ KARBITAN DAN AYO MONDOK

By on 16 Oktober, 2016 0 0 Views

HARI SANTRI, USTADZ KARBITAN &  AYO MONDOK
*HIKAM ZAIN*
Baru 2 tahun ini HSN (Hari Santri Nasional) setelah diresmikan oleh

Presiden Joko Widodo di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2015. Dan pada tahun kedua ini digelar dan digebyarkan secara besar-besaran melebih tahun sebelumnya. Untuk menyambut hari santri pada tanggal 22 oktober 2016, PBNU mengadakan acara Kirab Resolusi Jihad NU yang startnya di pondok banyuwangi dan berakhir di Jakarta

Berikut rute kirab;
KAMIS, 13 OKTOBER 2016
09:00:00-14:00:00 = Pemberangkatan Rombongan Kirab Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama

14:00:00-17:30:00 = Perjalanan dari Banyuwangi ke Situbondo

17:30:00-06:00:00 = Ziarah ke makam KH. R. As’ad Syamsul Arifin dilanjutkan Sholawatan di Pondok Pesantren Wali Songo, bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Situbondo, PCNU Kabupaten Jember, PCNU Kencong, Santri, dan Warga Nahdliyyin
JUM’AT, 14 OKTOBER 2016
6:00:00-8:00:00 =Perjalanan dari Situbondo ke Probolinggo

8:00:00-10:00:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kraksaan, PCNU Kabupaten Probolinggo, PCNU Kota Probolinggo, dilanjutkan Ziarah ke Makam Muassis Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong

10:00:00-12:00:00 = Perjalanan dari Probolinggo ke Pasuruan

12:00:00-14:00:00 = Sholat Jum’at, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Pasuruan, PCNU Kota Pasuruan, PCNU Bangil, dilanjutkan Ziarah ke makam KH. Abdul Hamid

14:00:00-15:30:00 = Perjalanan dari Pasuruan ke Kota Malang

15:30:00-16:30:00 = Sholat Asar Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Malang, PCNU Kota Malang, PCNU Kota Batu, dan Warga Nahdliyin

16:30:00-18:00:00 = Perjalanan dari Kota Malang ke Sidoarjo

18:00:00-20:00:00 = Sholat Maghrib Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Sidoarjo, Santri, dan Warga Nahdliyin di Pendopo Kabupaten Sidoarjo

20:00:00-21:30:00 = Perjalanan dari Sidoarjo ke Bangkalan

21:30:00-23:00:00 = Ziarah ke makam Syaikhona Kholil Bangkalan, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Bangkalan, PCNU Kabupaten Pamekasan, PCNU Kabupaten Sampang, PCNU Kabupaten Sumenep, Santri, dan Warga Nahdliyin

23:00:00-0:00:00 = Perjalanan dari Bangkalan ke Makam Sunan Ampel

0:00:00-1:30:00 = Ziarah ke Makam Sunan Ampel, Pembacaan Tahlil dan Do’a

1:30:00-2:00:00 = Perjalanan dari Makam Sunan Ampel ke Bubutan

2:00:00-8:00:00 = Sholat Isya’ Berjama’ah, Silaturahim Bersama PCNU Kota Surabaya, dilanjutkan Istirahat
SABTU, 15 OKTOBER 2016
8:00:00-8:30:00 = Pelepasan oleh PCNU Kota Surabaya dan Melanjutkan Perjalanan Menuju Kantor PWNU Jawa Timur

8:30:00-9:30:00 = Silaturahim dan Pelepasan Rombongan Kirab Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama oleh PWNU Jawa Timur

9:30:00-11:00:00 = Perjalanan dari Surabaya ke Mojokerto

11:00:00-12:30:00 Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Mojokerto, PCNU Kota Mojokerto, dan Warga Nahdliyin

12:30:00-13:30:00 = Perjalanan dari Mojokerto ke Rejoso Jombang

13:30:00-14:30:00 = Sholat Dzuhur Berjama’ah, Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Ulum dan Ziarah ke Makam KH. Muhammad Tamim Romli, dan Para Muassis

14:30:00-15:00:00 = Perjalanan dari Rejoso ke Tebuireng Jombang

15:00:00-16:00:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Ziarah ke Makam Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari, KH. A. Wahid Hasyim, KH. Abdurrahman Wahid, dan Para Muassis

16:00:00-16:30:00 = Perjalanan dari Tebuireng ke Denanyar Jombang

16:30:00-17:30:00 = Sholat Asar Berjama’ah, Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren, Ziarah ke Makam KH. Bisri Syansuri, dan Para Muassis

17:30:00-18:00:00 = Perjalanan dari Denanyar ke Tambak Beras Jombang

18:00:00-20:00:00 = Sholat Maghrib Berjama’ah, Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren, Ziarah ke Makam KH. Wahab Chasbullah, dan Para Muassis

20:00:00-21:00:00 = Perjalanan dari Tambak Beras ke Kertosono Nganjuk

21:00:00-22:00:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Nganjuk, dan Warga Nahdliyin

22:00:00-23:00:00 = Perjalanan dari Kertosono ke Lirboyo Kediri

23:00:00-8:00:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Kediri, PCNU Kota Kediri, Warga Nahdliyin, Ziarah ke Makam Muassis Pondok Pesantren Lirboyo
AHAD, 16 OKTOBER 2016
8:00:00-9:00:00 = Perjalanan dari Lirboyo ke Makam Aulia Tambak

9:00:00-11:00:00 = Ziarah Makam KH. Ahmad Siddiq, dan KH. Hamim Jazuli, di Makam Aulia Tambak Kediri

11:00:00-12:30:00 = Perjalanan dari Makam Aulia ke Blitar

12:30:00-13:30:00 = Ziarah ke Makam Bung Karno, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Blitar, PCNU Kota Blitar, Warga Nahdliyin, dan Sholat Dzuhur Berjama’ah

13:30:00-14:30:00 = Perjalanan dari Blitar ke Tulung Agung

14:30:00-15:30:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren PETA, Alim Ulama, FORKOPIMDA, Santri dan Warga Nahdliyin

15:30:00-16:30:00 = Perjalanan dari Tulungagung ke Trenggalek

16:30:00-18:00:00 = Sholat Asar Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Trenggalek, dan Warga Nahdliyin di Pendopo Kabupaten Trenggalek, dilanjut Sholat Maghrib Berjama’ah

18:00:00-19:30:00 = Perjalanan dari Trenggalek ke Ponorogo

19:30:00-20:30:00 = Sholat Isya’ Berjama’ah, Ziarah ke Makam KH. Ageng Mohamad Besari, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Ponorogo, dan Warga Nahdliyin di Masjid Tegalsari

20:30:00-21:30:00 = Perjalanan dari Ponorogo ke Madiun

21:30:00-9:00:00 = Ziarah ke Makam KH. Ageng Basyariah, KH. Muhammad bin Umar, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Madiun, PCNU Kota Madiun, dan Warga Nahdliyin di Masjid Sewulan
SENIN, 17 OKTOBER 2016
9:00:00-10:00:00 = Melanjutkan Perjalanan dari Madiun ke Magetan

10:00:00-11:00:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Magetan, dan Warga Nahdliyin, di Maospati

11:00:00-11:30:00 = Perjalanan dari Magetan ke Ngawi

11:30:00-12:30:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Ngawi, dan Warga Nahdliyin, di Kantor PCNU

12:30:00-13:30:00 = Perjalanan dari Ngawi ke Mantingan

13:30:00-14:00:00 = Pelepasan Rombongan Kirab Resolusi Jihad dari PWNU Jawa Timur dan diterima oleh PWNU Jawa Tengah

14:00:00-14:30:00 = Perjalanan dari Mantingan ke Sragen

14:30:00-15:30:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Sragen, dan Warga Nahdliyin, di PCNU

15:30:00-16:30:00 = Perjalanan dari Sragen ke Solo

16:30:00-18:30:00 = Sholat Asar Berjama’ah, Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Al-Muayyad, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU se-Solo Raya, Warga Nahdliyin, dilanjutkan Sholat Maghrib Berjama’ah

18:30:00-19:30:00 = Perjalanan dari Solo ke Klaten

19:30:00-20:30:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pancasila Sakti, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Klaten, dan Warga Nahdliyin

20:30:00-21:30:00 = Perjalanan dari Klaten ke Yogyakarta

21:30:00-9:00:00 = Sholat Isya’ Berjama’ah, Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PWNU DIY, PCNU Kabupaten Bantul, PCNU Kota Yogyakarta, PCNU Kabupaten Gunungkidul, Warga Nahdliyin, Ziarah ke Makam Muassis
SELASA, 18 OKTOBER 2016
9:00:00-9:30:00 = Perjalanan dari Krapyak ke Mlangi

9:30:00-10:30:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Mlangi, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PWNU DIY, PCNU Kabupaten Sleman, PCNU Kabupaten Gunungkidul, Ziarah ke Makam KH. Nur Iman, dilanjutkan Sholat Dzuhur Berjama’ah

10:30:00-11:30:00 = Perjalanan

11:30:00-13:00:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Watu Congol, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Magelang, PCNU Kota Magelang, dan Ziarah ke Makam KH. Nahrowi Dalhar, dilanjutkan Sholat Dzuhur Berjama’ah

13:00:00-14:30:00 = Perjalanan

14:30:00-15:30:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Kyai Parak Bambu Runcing, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Temanggung, dan Ziarah ke Makam KH. R. Muhaiminan Gunardo

15:30:00-16:30:00 = Perjalanan dari Temanggung ke Wonosobo

16:30:00-18:30:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Wonosobo, Santri, dan Warga Nahdliyin, di Pendopo Kabupaten Wonosobo, dilanjutkan Sholat Maghrib Berjama’ah

18:30:00-20:00:00 = Perjalanan dari Wonosobo ke Banjarnegara

20:00:00-21:00:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Banjarnegara, Santri, Warga Nahdliyin, di Pendopo Kabupaten Banjarnegara

21:00:00-22:30:00 = Perjalanan dari Banjarnegara ke Purwokerto

22:30:00-9:00:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Purwokerto, Santri, Warga Nahdliyin, Ziarah ke Makam KH. Slamet Effendy Yusuf, di Pondok Pesantren Al-Azhary Ajibarang, dilanjutkan Sholat Isya’ Berjama’ah
RABU, 19 OKTOBER 2016
9:00:00-10:30:00 = Perjalanan dari Purwokerto ke Cilacap

10:30:00-11:30:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Cilacap, Santri, dan Warga Nahdliyin, di Kecamatan Majenang, Cilacap

11:30:00-12:30:00 = Perjalanan dari Cilacap ke Banjar

12:30:00-13:30:00 = Sholat Dzuhur Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Banjar, Santri, dan Warga Nahdliyin, di Kantor PCNU

13:30:00-14:30:00 = Perjalanan dari Banjar ke Ciamis

14:30:00-15:30:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Ciamis, Santri, Warga Nahdliyin, dilanjutkan Ziarah ke Makam Prabu Hariang Kancana atau Mbah Panjalu

15:30:00-16:30:00 = Perjalanan dari Ciamis ke Tasikmalaya

16:30:00-19:30:00 = Sholat Asar Berjama’ah, Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Cipasung, Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kota Tasikmalaya, PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Santri, Warga Nahdliyin, Ziarah ke Makam Muassis Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, dilanjutkan Sholat Maghrib Berjama’ah

19:30:00-20:30:00 = Perjalanan dari Tasikmalaya ke Garut

20:30:00-21:30:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Garut, Santri, dan Warga Nahdliyin, Pendopo Kabupaten Garut

21:30:00-23:30:00 = Perjalanan dari Garut ke Bandung

23:30:00-10:00:00 = Silaturrahim Bersama Alim Ulama, PWNU Jawa Barat, FORKOPIMDA, PCNU se-Bandung Raya, Warga Nahdliyin, dilanjutkan Sholat Isya’ Berjama’ah
KAMIS, 20 OKTOBER 2016
10:00:00-12:00:00 = Perjalanan dari Bandung ke Cianjur

12:00:00-13:00:00 = Sholat Dzuhur Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Cianjur, Santri, dan Warga Nahdliyin, di Pendopo Kabupaten Cianjur

13:00:00-15:00:00 = Perjalanan dari Cianjur ke Bogor

15:00:00-16:00:00 = Sholat Asar Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kota Bogor, PCNU Kabupaten Bogor, Santri, dan Warga Nahdliyin, di PCNU Bogor

16:00:00-18:00:00 = Perjalanan dari Bogor ke Tangerang Selatan

18:00:00-19:30:00 = Sholat Maghrib Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kota Tangerang Selatan, Santri, dan Warga Nahdliyin, di Pondok Pesantren Al-Husainiyah, Serpong, Tangerang Selatan

19:30:00-20:30:00 = Perjalanan dari Tangerang Selatan ke Tangerang

20:30:00-9:00:00 = Sholat Isya’ Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Tangerang, PCNU Kota Tangerang, Santri, dan Warga Nahdliyin, di Pondok Pesantren Abah Uci Turtusi
JUM’AT, 21 OKTOBER 2016
9:00:00-11:00:00 = Perjalanan dari Tangerang ke Tanara Serang

11:00:00-12:00:00 = Silaturrahim ke Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Alim Ulama, Santri, dan Warga Nahdliyin

12:00:00-13:30:00 = Perjalanan dari Tanara ke Serang

13:30:00-14:30:00 = Sholat Dzuhur Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PWNU Banten, PCNU Kabupaten Serang, PCNU Kota Serang, Santri, Warga Nahdliyin, di Pendopo Gubernur Banten, dilanjutkan Ziarah ke Makam Sultan Hasanuddin

14:30:00-15:30:00 = Perjalanan dari Serang ke Pandeglang

15:30:00-19:30:00 = Sholat Asar Berjama’ah, Sholat Maghrib Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, PWNU Jawa Barat, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Pandeglang, Warga Nahdliyin, dilanjutkan Ziarah ke Makam Abuya Dimyathi

19:30:00-21:00:00 = Perjalanan dari Pandeglang ke Cilegon

21:00:00-0:00:00 = Sholat Isya’ Berjama’ah, Sholat Maghrib Berjama’ah, Silaturrahim Bersama Alim Ulama, FORKOPIMDA, PCNU Kabupaten Cilegon, dan Warga Nahdliyin

0:00:00-3:00:00 = Perjalanan dari Cilegon ke Jakarta

3:00:00-8:00:00 = Istirahat di Kantor PWNU DKI Jakarta
SABTU, 22 OKTOBER 2016
10:00:00-12:00:00 = UPACARA HARI SANTRI DI LAPANGAN BANTENG
Kirab disamping untuk merayakan sebagai wujud rasa syukur juga untuk mengenalkan pada masyarakat umum bahwa pejuang kemerdekaan ini  atas dukungan penuh oleh para alim Ulama’ dan kaum santri. Dan disamping itu, para punggawa-punggawa kirab sowan kepada kyai-kyai sepuh sebagai wujud takdzim kepada orang yang lebih sepuh terlebih adalah guru atau Ulama’.

Mungkin baru di Indonesia, ustad bahkan ulama dijadikan sebuah profesi, sebuah peluang bisnis bukan pemegang amanat.
Mudah sekali menjadi Ustad di Indonesia. Hafal beberapa ayat Alquran dan hadis, bisa sedikit bahasa arab dan melagukannya, tambah bisa melucu – kalau perlu – tampang harus disayang kamera dan – taraaaaaa – jadilah ustad atau ustadzah.
Lebih bagus lagi jika ditambah latar belakang yang mengenaskan, seperti mantan pemabuk dan mualaf yang diceritakan dengan latar belakang lagu memilukan. Ustad menjadi profesi yang menjanjikan dengan jadwal kejar tayang. Kalau terkenal, kemewahan pun datang.
Tidak kalah dengan bintang sinetron yang kemampuan aktingnya dipertanyakan, tanpa melalui kelas akting yang benar, asal wajah imut dan menggemaskan, bayar seorang manajer yang handal dan jadilah ia berpredikat “artis”, padahal artis sendiri berarti bekerja di bidang seni.
Mereka bahkan bukan seniman, tapi lebih kepada pabrik hasil produksi massal.
Begitulah hasil dari penciptaan media kepada ustad2 di negara ini. Media punya pengaruh kuat sekali untuk melambungkan nama mereka. Media adalah pesantren mereka.
Maka tidak heran jika ada Guntur bumi yang menipu dengan ayat, Aa gatot yang ketua PARFI sampai Kanjeng Dimas sang pengganda uang.
Oleh karenanya sebuah gerakan Ayo Mondok  yang dipelopori oleh KH. Lukman Harist Dimyati  KATIB PBNU, adalah sebuah solusi besar untuk negara ini. Bahwasanya untuk menjadi ustadz/ahli agama tidak melulu belajar lewat buku atau hanya sekedar internet. Bahwa belajar agama haruslah di Pondok Pesantren, harus lah mempuyai sanad yang jelas, hingga runtun kepada Rasulullah.

Semoga dengan adanya HSN ( Hari Santri Nasional) rakyat indonesia tahu bahwa pentingnya belajar agama harus  dipesantren, dan faham bahwa hal yang serba instan akan membawa mudharat yang lebih besar, dan masyrakat indonesia tahu bahwa Agama bukan untuk di jual tapi untuk diperjuangkan Li’i’lai Kalimatillah hiyal ulya.
Salam Takdzim

Ahmad Zain Bad.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.