Haflah Angkatan 45: Prestasi serta Karya Angkatan Fairnest
annur2.net – Haflah Akhirussanah menjadi ajang apresiasi prestasi dan karya bagi para santri kelas 3 & 6 Ulya. Terlaksana pada Jumat, 30 Mei 2025 di area Masjid Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo” menjadi pemungkas setiap jenjang diniyah di An-Nur II. Oleh karena itu, acara ini sangat istimewa bagi mereka.
Apresiasi prestasi serta karya yang membuatnya berbeda dari wisuda biasanya. Jarang sekali karya-karya para santri kelas 3 dan 6 ulya menjadi rangkaian acara akhir tahun.
Perihal prestasi terbagi menjadi dua: prestasi nilai tertinggi diniyah dan santri teladan dari setiap murid per kepala kamar. Masing-masing kategori terdapat sepuluh santri yang mendapatkan penghargaan. Mereka tersenyum bahagia atas prestasi yang telah mereka tempuh selama mondok, dengan berbagai rintangan yang telah mereka lalui.
Selanjutnya apresiasi karya para santri. Dalam Haflah kali ini langsung me-launching terdapat tiga karya dari para santri.
Karya Menakjubkan dari Para Santri
Uddatul Aisy, Amalan-Amalan Kiai Badruddin
Uddatul Aisy merupakan kitab yang berisi kompilasi doa-doa dari Al-Magfurlah KH. Muhammad Badruddin Anwar saat beliau masih hidup. Karya ini berbentuk buku dan dibuat oleh para santri Al-Anwar.
Pada saat beliau masih hidup, beliau membagikan doa-doa itu kepada para Alumni. Kemudian para santri mengumpulkannya hingga menjadi sebuah buku. Tujuannya bukan sekedar untuk doa biasa. Doa itu dapat membuat kita lebih dekat dengan Beliau.
Selain itu bisa menjadi penghubung para santri dengan gurunya agar hati terasa tersambung dan ilmu menjadi berkah dan manfaat.
Tasyjir Alfiyah, Mempermudah Santri Belajar
Tasyjir Alfiyah ibni Malik dari sekelompok santri Al-Badr. Berisi bagan materi dari kitab Alfiyah Ibnu Malik yang berkitab Nahwu. Tujuan pembuatannya agar para santri lebih mudah dalam belajar dan memahami ilmu Nahwu. Mereka membuat bagan materi tersebut dengan desain yang simpel, sehingga tidak akan sulit bagi santri pemula.
Kyaiku Idolaku, Pengalaman Bersama Kiaiku
Kyaiku Idolaku merupakan karya dua santri kelas Al-Anwar. Buku ini berisi jejak-jejak keilmuan dan makna yang mereka dapat saat mengaji. Buku tersebut bertujuan untuk memberi semangat pembaca, cara belajar, mengaji serta bagaimana santri sebagai pewaris tanggung jawab menuntut Ilmu.
Selain karya, ada pula prestasi menghafal kitab. Dari keseluruhan santri seangkatan, terdapat 174 santri khatam setoran Alfiyah Ibnu Malik yang berisi 1002 nazam. Lebih tinggi lagi, terdapat 32 santri yang telah menghafal nazam Alfiyah Ibnu Malik dan selesai menyetorkannya satu kali dari awal hingga akhir.
Sebagai penutup yang istimewa terdapat satu santri yang telah menghafal matan Zubad karya Syekh Ibnu Ruslan. Kitab Zubad berisi tentang ilmu fikih mazhab Asy-Syafii dalam bentuk nazam yang tersusun rapi.
(Zihni Maurizio/Mediatech An-Nur II)