One Day One Hadith
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah RA, Rasul SAW bersabda:
أيُّها النَّاسُ اتَّقوا اللَّهَ وأجملوا في الطَّلبِ
“Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah, dan carilah rezeki dengan cara yang baik.” [HR Ibnu Majah]
Catatan Alvers
Resesi ekonomi menjadi hantu menyeramkan bagi seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. [Cnbcindonesia com] Apakah resesi itu? Resesi diartikan sebagai kelesuan dalam kegiatan dagang, industri, dan sebagainya (seolah-olah terhenti); menurunnya (mundurnya, berkurangnya) kegiatan dagang (industri: [KBBI]
Resesi ekonomi global diprediksi terjadi pada tahun depan. Ancaman krisis ditandai dengan dua hal. Pertama, bank sentral menaikkan suku bunga untuk menghadapi inflasi yang tidak terkendali. Kedua, krisis ini juga disebabkan oleh ketegangan geopolitik. Rusia-Ukraina itu baru sampiran. Yang utama nanti antara Tiongkok dan Amerika Serikat. [Bareksa com]
Resesi ekonomi diartikan sebagai penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dalam waktu stagnan dan lama, mulai dari berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Hal ini memicu penurunan keuntungan perusahaan yang mengakibatkan perusahaan mengadakan PHK besar-besaran. Lalu hal ini memicu meningkatnya pengangguran, lalu menyebabkan daya beli masyarakat menurun dan banyak kelaparan. Saat kondisi seperti itu maka akan banyak tindak kriminalitas di satu sisi dan di sisi lain akan banyak penyalahgunaan narkoba bahkan bunuh diri yang dianggap sebagai solusinya.
Mengingatkan akibat resesi tersebut, penyanyi Chrise merilis lagu yang berjudul “Resesi” pada 1983. Dalam liriknya disebutkan “Resesi ekonomi. Dunia gelisah semakin nyata. Tuntutan hidup serba harmoni. Hanya mimpi belaka. Kehidupan disana-sini. Kini tengah dilanda histeria. Muda-mudi banyak yang frustrasi. Orang tua acuh tak peduli. Broken home dan segalanya. Melanda hidup remaja kota. Kokain morfin dan ganja. Dunia pelariannya. Terbang-terbang melayang. Segala pikirannya. Mencoba melupakan. Segala problema.” [tagar id]
Bahkan sebelum lagu Chrise tersebut, Mara Karma merilis lagu Resesi Dunia yang viral pada tahun 1980. Lagu ini mengingatkan hakikat resesi dan solusinya. Dalam liriknya disebutkan “Sementara ribut soal resesi dunia. Orang hampir lupa Pencipta semesta. Sana sini resah soal resesi dunia. Padahal semua kehendak Pencipta. Heran-heran. Seakan dunia mereka yang mengaturnya. Jangan soal dunia dan segala macamnya, isi lautan mudah di keringkan-Nya. Jangan dunia dan segala sombongnya. Matahari pun mudah di hancurkan-Nya. Jawab-Nya kerja keras dan bersujud pada-Nya. Dia Tuhan yang Mahakuasa, bukan teknologi orang-orang yang tak beriman.” [tirto id]
Sebagai orang yang beriman maka hendaknya kita mengetahui bahwa ketakutan akan terjadinya resesi dunia itu adalah bagian dari ujian Allah kepada manusia dan kewajiban kita adalah bersabar dalam menghadapinya. Allah SWT berfirman:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” [QS Al-Baqarah: 155]
Menghadapi kesulitan demi kesulitan janganlah mencari solusi dengan akal saja karena akal manusia itu terbatas. Maka hendaknya kita kembali kepada Dzat yang tak terbatas kekuasaan-Nya dengan melakukan salat. Allah SWT berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱستَعِينُواْ بِالصَّبرِ وَٱلصَّلَوٰةِ
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu…” [QS Al-Baqarah: 153]
Sahabat Hudzaifah RA berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ صَلَّى
“Jika ada perkara yang menyusahkan Nabi SAW, maka beliau mendirikan salat.” [HR Abu Dawud]
Di sisi lain, hendaknya ancaman resesi dunia tersebut tidak menjadikan kita khawatir berlebihan. Mengapa demikian? Karena kita yakin bahwa Allah menanggung rezeki kita, asal kita berikhtiar. Allah SWT berfirman:
وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” [QS Hud: 6]
Namun demikian janganlah keyakinan bahwa rezeki telah dijamin menjadikan kita berpangku tangan menunggu datangnya rezeki tanpa diiringi dengan usaha. Sayidina Umar RA berkata:
لَا يَقْعُد أَحَدُكُمْ عَنْ طَلَبِ الرِّزْقِ يَقُوْلُ اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فَقَدْ عَلِمْتُمْ أَنَّ السَّمَاءَ لَا تُمْطِرُ ذَهَبًا وَلاَ فِضَّةً
“Janganlah salah seorang kalian duduk-duduk tidak mau mencari rezeki, ia hanya berdoa “Ya Allah berilah aku rezeki” karena kalian tahu bahwa langit tidak akan menurunkan hujan emas atau perak. [Ihya Ulumuddin]
Lalu lakukanlah usaha dan pekerjaan dengan cara yang baik sebagaimana sabda Rasul SAW dalam hadis utama di atas “Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah, dan carilah rezeki dengan cara yang baik.” [HR Ibnu Majah] Dan dalam lanjutan hadis beliau menjelaskan “Carilah rezeki dengan cara yang baik, ambilah yang halal-halal dan tinggalkan yang haram-haram.”
Selanjutnya perbanyaklah istigfar, karena boleh jadi semua pertiwa tersebut terjadi karena dosa-dosa yang kita lakukan. Maka dengan istigfar, Allah akan mengampuni dosa kita dan selanjutnya memberikan solusinya. Rasul SAW bersabda:
مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Barang siapa memperbanyak istigfar niscaya Allah akan memberikan kelapangan untuk setiap kesempitannya, jalan keluar bagi setiap kesedihannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” [HR Ahmad]
Wallahu A’lam. Semoga Allah Al-Bari membuka hati dan pikiran kita untuk tetap tenang dalam menyikapi kabar resesi dunia dan senantiasa meminta pertolongan dalam menghadapinya.
Salam Satu Hadis
Dr.H.Fathul Bari.,SS.,M.Ag
Pondok Pesantren Wisata
AN-NUR 2 Malang Jatim
Ngaji dan Belajar Berasa di tempat Wisata
Ayo Mondok! Mondok Itu Keren!
NB.
“Ballighu Anni Walau Ayah” Silahkan Share sebanyak-banyaknya kepada semua grup yang ada. Al-Hafidz Ibnul Jawzi berkata : _Barang siapa yang ingin amalnya tidak terputus setelah ia wafat maka sebarkanlah ilmu (agama)._ [At-Tadzkirah Wal Wa’dh]
