An-Nur II Pagi itu: Edukasi Bersepeda Bersama Wimcycle

“Sebenarnya bukan tanpa alasan kami membuat event sepeda Wimcycle yang diadakan di Ponpes ini,” tutur Kak Indah, ketua pelaksana acara “Edukasi Bersepeda Bersama Wimcycle itu”. Beliau sempat bertutur, saat ini, keadaan para pelajar di luar sana sudah cukup memprihatinkan, akunya pada kru Mediatech An-Nur II kala itu. ini lah yang menjadi salahh satu alasan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar.

Aku dalam pengalamannya, kini ia kerap melihat banyak anak yang masih di bawah umur (kurang dari tujuh belas tahun) yang sering menaiki kendaraan bermotor di jalanan. Parahnya, sangat jarang sekali dari mereka yang memperhatikan keselamatan saat berkendara. Dari sini lah, pihak Wimcycle berinisiatif untuk memberikan sebuah edukasi bagi para pelajar. Dan yang pasti, memberi tahu bahwa menggowes juga tak kalah asyik dibanding berkendara motor.

Sabtu (4/12/2021) pukul 07.30. Ruangan lantai dua gedung diniah Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo” (Pesantren Wisata) disulap menjadi ruang simulasi kecil untuk bersepeda. Seluruh lantai ruangan tertutup banner yang mennggambarkan lika-liku lintasan kecil. Di atas banner lintasan, bberdiri tiga buah sepeda dengan model-model yang berbeda-beda yakni: BMX, sepeda gunung dan sepeda lipat.

Sebagai pembawa acara, dua orang host maju ke depan untuk membawa kemeriahan acara. “Waktunya bersepeda…, waktunya Wimcycle.” Tak kehabisan akal, sebagai pembawa acara, para host yang berada di depan pun juga menyiapkan yel-yel bagi para peserta perwakilan siswa dari MI dan SMP An-Nur Bululawang. Sontak, tak menunggu lama para peserta pun mengikuti yel-yel tersebut dengan sangat antusisas.

Tidak lupa, setelah berbincang-bincang santai dengan para peserta, para host juga mempersilakan para siswa untuk mencoba menaiki dan mengemudikan sepeda hasil produk Wimcycle. Alhasil, Beberapa siswa dari SMP dan MI pun mecoba sepeda gunung dan BMX yang telah disediakan, lengkap dengan perlengkapan pengamannya seperti helm, sarung tangan dan lain sebagainya.

Setelah sebagian siswa mencoba sebentar sepeda gunung dan sepeda BMX Wimcycle, panitia Wimcycle memperlihatkan produk sepeda lipatnya yang bertipe Pocket Rocket dan cara menggunakannya. Bagaimana cara membentuknya dari lipatan sepeda ke sepeda yang dapat digunakan? Bagaimana cara mengembalikannya kembali? Semua dijelaskan secara detail oleh penitia.

Untuk memastikan para siswa benar-benar paham. Salah satu panitia dari pihak Wimcycle memanggil salah satu siswa SMP untuk maju ke depan. Panitia pun melatihnya untuk mempraktekan cara menyusun sepeda lipat ke bentuk yang siap digunakan, lalu melipatnya kembali manjedi lipatan sepeda.

Setelah mempraktekkan tips dan trik mengoperasikan sepeda lipat yang disampaikan panitia, sesi acara pun beralih menjadi game-game seru. Berbagai pertanyaan ditanyakan oleh host kepada para siswa yang berani maju ke depan. Mulai dari apa saja jenis sepeda yang ada di situ, sampai ukuran dari sepeda-sepeda tersebut. Setelah menjawab pertanyaan yang diberikan, setiap siswa yang berhasil menjawabnya mendapat sedikit buah tangan dari pihak Wimcycle.

Seusai menyakan beragam pertanyaan, pihak Wimcycle tak lupa memberikan edukasi terkait cara bersepeda yang benar. Bagaimana cara memberikan isyarat tangan kepada pesepeda yang lain, apa saja perlengkapan yang harus digunakan sebagai pengaman dan lain sebagainya. Tak lama kemudian, sesi acara diisi dengan foto bersama di dalam ruangan.

Menapaki akhir acara, siswa-siswa SMP dipersilakan untuk turun ke lapangan utama Ponpes An-Nur II untuk melakukan simulasi bersepeda secara langsung agar dapat lebih mengenal sepeda Wimcyclcle dan memainkan game-game seru seputar kegiatan bersepeda. Tidak sampai di situ, siswa-siswa MI juga dapat mencoba sepeda-sepeda mini untuk melintasi lintasan kecil yang disediakan panitia di dalam ruangan sampai akhir acara.

“Saya sangat senang event yang kami adakan di pesantren ini menerima banyak antusias dari banyak pihak dan peserta,” ucap kak Indah, Ketua pelaksana acara itu. Baginya, ia merasa sangat merasa berterimakasih kepada pihak pondok karena memberikan ijin beserta kru untuk mempersilakannya memberikan edukasi kepada para santri dan pelajar sebagai salah satu Proker (Program kerja) yang harus ia laksanakan.

(M. Arif Rahman Hakim/ Mediatech An-Nur II)

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

© 2025 Mediatech An-Nur II. All Rights Reserved.