An-Nur Az-Zahid, Sektor Perumahan Pendongkrak SDM Pondok Pesantren

An-Nur Az-Zahid, Sektor Perumahan Pendongkrak SDM Pondok Pesantren

Dr. KH. Fathul Bari, S.S, M.Ag. berkisah dalam sambutannya pada acara Peletakan Batu Pertama Perumahan An-Nur Az-Zahid yang didampingi oleh Asparagus, Ahad 22 November 2020. Beliau bercerita bahwa Kiai Muhammad Badruddin Anwar juga menjadi salah satu orang yang melatar belakangi atas diadakannya pembangunan perumahan ini.

Dengan dibangunnya perumahan baru, An-Nur Az-Zahid. Acara peletakan batu pertama pun digelar. Kiai Fathul Bari pun menyumbangkan suara beliau dengan memberikan sambutan. Setelah pengucapan salam hangat kepada para tamu undangan dan pengurus yang ikut datang, beliau sempat termenung singkat, dan disusul dengan kisah.

“Dulu,” kenang beliau “Sebelum KH. Muhammad Badruddin wafat, beliau pernah ditanya oleh Habib Hamid Mauladawwilah, sahabat karib beliau, tentang seberapa luas tanah pondok.” Ternyata, ketika ditanya, Kiai Bad menjawab bahwa luas pondok ini kurang lebih 40 hektar. Padahal, kondisi pada waktu itu masih seluas 20 hektar.

Beliau juga menjelaskan bahwa tanah perumahan yang ada bukan tanah yang baru, “Tanah ini sudah dibeli semenjak Kiai Bad masih hidup,” jelas beliau. Pembangunan ini juga tidak hanya untuk kepentingan pondok pesantren, tetapi santrinya juga.

Kiai Fathul juga menjelaskan bahwa kurang lebih ada 56 unit rumah yang akan dibangun. Tiap-tiap rumah yang akan dibangun ternyata sudah laku terjual “Meski belum terbangun,” jelas Kiai sambil tertawa ringan.

Bukan hanya itu, efisiensi SDM pondok juga menjadi salah satu alasan mengapa perumahan ini harus dibangun. Kiai Fathul berkata banyak sekali pengurus yang sudah menikah harus mengontrak di tempat yang dekat dengan pondok untuk memudahkan mereka dalam pekerjaan kepengurusan dan mengajar. Namun, biaya yang dikeluarkan tidaklah ringan. Perlu kurang lebih uang satu juta rupiah untuk menetap selama satu bulan.
“Karena itu munculah ide untuk membangun sebuah perumahan,” jelas Kiai Fathul.

Ide yang memiliki landasan dan niat baik ini ternyata disetujui oleh banyak pihak sehingga kemungkinan besar perumahan ini bisa terealisasi. Meski banyak usaha harus dikeluarkan kedepannya, tapi manfaat yang ada didalamnya juga sudah jelas.

Adam Fabian Frederiko/Meditech An-Nur II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: