Dilanjut sabutan dari acara keluarga yang disampaikan oleh beliau Ag. Zainuddin Badruddin. Dia memberikan pementalan yang kuat terhadap santri tahfidz putra. “Ojo metu teko pondok, kejobo isok apal qur’an (jangan keluar dari pondok sebelum menghafal Al-qur’an)”, pesan terakhir beliau dalam sambutannya.
“Harapannya, santri-santri ini bisa menghafal Qur’an dan dapat mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-harinya”, tambah Ust. Syukron. Acarapun ditutup dengan makan bersama sebagai bentuk tasyakuran diresmikannya program ini. (Met / MFIH) Save Save Save
Comments (2)
Apakah tidak ada no WA untuk konsultasi lebih lanjut?
Ada, silahkan menghubungi nomor yang sudah disediakan di brosur. Anda bisa mengunduhnya di sini