annur2.net – Lora Ismail Al-Kholili berkesempatan menyampaikan mauizah pada Pengajian Ahad Legi, 8 Juni 2025 di Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo”. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirun Al-Salafi Al-Kholili Geger, Bangkalan, itu memberikan momen berkesan bagi An-Nur II.
“Bagi saya Pondok An-Nur II ini pondok pesantren yang bisa mengayomi banyak orang, santrinya. Tentunya pondok pesantren yang sesuai perkembangan zaman sekarang ini.” Ungkap keturunan Syaikhona Kholil Bangkalan tersebut dalam wawancara eksklusif.
Beliau juga menukil sebuah kutipan untuk menggambarkan adaptasi An-Nur II terhadap kemajuan zaman,
على العاقل ان يكون عارفا بزمانه
“Orang yang berakal akan mengetahui terhadap zamannya.”
Beliau mengatakan bahwa fasilitas dan program yang mengikuti perkembangan zaman menjadikan An-Nur II tetap relevan dengan kemajuan zaman. Selain itu, kajiannya tidak hanya mengkaji kitab ataupun tahfiz tetapi juga meningkatkan bakat para santri, misalnya multimedia.
“Bukan hanya tentang ngaji kitab saja, bukan hanya tentang tahfiz saja, tapi keilmuan-keilmuan yang lain juga dipelajari di An-Nur II.” Ungkap Lora Ismail. “Dan juga medianya juga. Sekali lagi, An-Nur II ini bisa mengisi peran-peran penting yang harus diisi oleh pondok pesantren di zaman sekarang.” Tambah beliau.
Ternyata, Lora Ismail tidak baru mengetahui Pondok Pesantren An-Nur II. Beliau sudah mengetahui hal-hal tentang Pondok Pesantren An-Nur II dan An-Nur 1. Bahkan para santri Pondok Pesantren An-Nur 3 “Murah Banyu” sudah pernah berkunjung ke Pondok beliau.
Selain itu, Lora Ismail juga sudah mengenal beberapa majelis keluarga Pondok Pesantren An-Nur II. Beliau mengaku sering mengirim pesan kepada mereka, terutama dengan Kiai Zainuddin Badruddin, M.M.
Pesan Lora Ismail untuk Para Santri Era Sekarang
Lora Ismail Al-Kholili berpesan supaya para santri tidak minder dengan statusnya menjadi santri. “Supaya kepada para santri, satu, jangan sampai kita kehilangan kepercayaan diri kita sebagai seorang santri.” Tutur beliau.
Beliau mengatakan bahwa santri zaman sekarang banyak yang minder karena menganggap dunianya tidak menarik. “Karena dia merasa dunianya tidak keren, dunia tidak membanggakan.” Jelas beliau.
Padahal santri harus menghilangkan perasaan seperti itu. Santri memiliki kelebihan tersendiri di bidangnya. Tidak pantas pula membandingkan santri dengan dunia luar karena sudah berbeda. Lora Ismail mengungkapkan, “Jangan sampai kita bandingkan apa yang kita punya di pesantren dengan pencapaian-pencapaian di luar sana. Ini nggak bisa dibandingkan. Jauh.”
Maka dari itu santri tidak pantas terbawa arus dunia. Santri mempunyai kepercayaan diri karena anugerah dari Allah Swt. Jangan sampai “Kita punya prinsip, kita mengikuti arus, tapi jangan sampai terbawa arus.” Pesan Lora Ismail.
(Riki Mahendra Nur C./Mediatech An-Nur II)