Minggu pagi, 22 Oktober 2023, ribuan santri berkumpul di lapangan utama guna melaksanakan upacara. Upacara ini bertujuan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang kesembilan dengan tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”. Kali ini Ag. H. Ahmad Ibrahim Zainul Akbar menjadi inspektur upacara di hari yang sangat spesial ini.
Santri terlihat sangat kompak dengan memakai sarung biru, baju putih, serta songkok hitam. Santri juga tampak sangat semangat, saking semangatnya setelah jam makan mereka langsung berangkat ke lapangan utama.
Semua santri berbaris dengan lima pemimpin pasukan di hadapan mereka. Master of ceremony membuka acara dengan begitu cakap. Selanjutnya MC juga memperkenalkan komandan upacara dan tim pengibar bendera. Kemudian setiap pemimpin pasukan menyiapkan barisan masing-masing pasukannya.
Saat komandan upacara masuk semua memberi hormat, dan pemimpin pasukan melaporkan tiap-tiap pasukan dalam barisannya. Selepas itu inspektur upacara memasuki area upacara yang kemudian menerima penghormatan dari seluruh peserta upacara. Komandan upacara juga melaporkan bahwa upacara akan segera terlaksana.
Tim pengibar pun berjalan beriringan mulai dari belakang barisan, mereka berjalan dengan begitu gagahnya. Lalu salah satu dari tim pengibar menerima bendera merah-putih dari inspektur upacara, bendera pun berkibar dengan iringan lagu Indonesia Raya, juga dengan penghormatan seluruh orang yang hadir dalam upacara.
Lalu inspektur upacara membacakan Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Kemudian terdapat pembacaan Ikrar Santri oleh salah seorang santri STIKK dan seluruh hadirin mengulangi ikrar tersebut.
Himmah Santri
Upacara berlanjut dengan amanat oleh inspektur upacara, beliau menyampaikan sedikit tentang himmah dalam menggapai cita-cita, juga peran santri dalam kemasyarakatan. “Santri diharapkan dapat membawa kebaikan di tengah-tengah masyarakat.” Ujar Ag. H. Ahmad Ibrahim Zainul Akbar. “Santri juga harus punya yang namanya cita-cita yang luhur dan semangat menjalani kegiatan yang ada di pondok pesantren.” Tambah beliau.
Kemudian terdapat doa sebagai pemungkas upacara kali ini. Kiai Syamsul Arifin membacakan doa pamungkas itu. Kemudian upacara pun berakhir dengan inspektur upacara dan komandan upacara yang meninggalkan lapangan upacara.
Tapi Peringatan Hari Santri belum berakhir di situ. Setalah upacara masih ada penampilan koreografi Papermob oleh 1975 santri yang hadir dalam upacara. Mereka membentuk berbagai koreografi yang terlihat sangat apik dan rapi.
(Farkhan Wildana S./Mediatech An-Nur II)