Silaturahmi Mantan Menteri Perdagangan ke An-Nur II

Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Bapak Muhammad Lutfi berkunjung ke Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo”, Rabu, 27 September 2023. Ia bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok An-Nur II.

Bapak Muhammad Lutfi adalah seorang pengusaha dan pejabat negara. Ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan sejak tanggal 14 Februari hingga 20 Oktober 2014, akhir kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian, ia menduduki  jabatan yang sama pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo mulai tanggal 23 Desember 2020 hingga 15 Juni 2022.

Sebelumnya, Bapak Lutfi pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang pada tahun 2010-2013. Selain itu, ia juga pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada 14 September 2020.

Bapak Muhammad Lutfi bersama timnya berangkat dari Jakarta tiba di An-Nur II sekitar pukul 11.30. Setibanya di An-Nur II, Bapak Lutfi dan tim menuju ke Pendopo Al-Badari lantai 1. Di sana mereka bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Dr. KH. Fathul Bari, S.S., M.Ag., dan Sekertaris An-Nur II Drs. Gus H. Khairuddin Ak., M.S.I.

Bapak Lutfi pun berbincang-bincang dengan Kiai Fathul Bari dan Gus Khairuddin. Begitu juga timnya saling berbicara satu sama lain. Tak hanya itu, di sana juga terdapat hidangan untuk tamu-tamu tersebut.

 Setelah lama berbincang-bincang, Kiai Fathul Bari, Gus Khairuddin, Bapak Lutfi, dan beberapa tim pun menaiki mobil golf dan menuju Ndalem Timur di Pondok Pesantren Putri An-Nur II Al-Murtadlo. Di sana mereka bertemu dengan pengasuh pondok putri, Ny. Hj. Latifah, S.Pd., dan salah satu putra beliau Gus Husni Mubarok, M.Pd.I.

Mereka pun kembali berbincang-bincang dan berbagi informasi. Tak lama setelah itu, sesi pemotongan tumpeng nasi kuning oleh Kiai Fathul Bari lalu memberikannya kepada Bapak Lutfi. Setelah itu, mereka pun makan bersama dan ramah-tamah.

Motivasi dari Mantan Menteri untuk Santri

Usai menikmati hidangan, seluruh keluarga An-Nur II yang hadir dan Bapak Lutfi serta tim menuju ke Aula Yaqowi. Semua santriwati telah berkumpul di sana menunggu beliau. Sesampainya di Aula Yaqowi, MC (Master of Ceremony) pun membuka acara.

Selanjutnya pemberian sambutan dan motivasi dari Mantan Menteri Perdagangan Bapak Muhammad Lutfi. Dalam sambutan tersebut, beliau menceritakan beberapa pengalamannya selamat menjabat di pemerintahan.

Setelah itu, Bapak Lutfi menyampaikan, “Indonesia ini sedang membangun.” Ia berkata bahwa Indonesia memiliki satu target yaitu menjadi negara yang maju pada tahun 2038. Salah satu kriteria menjadi negara maju adalah pendapat per kapitanya lebih dari 10.000 dolar Amerika.

Ungkapnya, pendapatan per kapita di Indonesia tahun 2023 kurang lebih 5.000 dolar. Bapak Lutfi mengatakan, “Kalau di tahun 2038 tidak mencapai 10.000 dolar berarti Indonesia terjebak di zona negara berkembang.”

Oleh karena itu, Bapak Lutfi berpesan kepada para santri agar selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Ia berharap para santri harus menjadi pejabat-pejabat penerus bangsa di masa depan. Selain itu, ia mengingatkan, “Kita semua tidak hanya belajar, tapi juga berharap kepada Allah.” Ia juga berpesan agar mempersiapkan diri untuk masa yang lebih baik.

Setelah penyampaian sambutan dan motivasi, Gus Khairuddin pun membacakan doa penutup. Sembari berdoa, beliau mengutus para santriwati untuk membaca Selawat Asyghil bersama-sama. Kemudian para masyayikh dan Bapak Lutfi serta tim meninggalkan tempat dan menaiki mobil golf menuju Pendopo Al-Badari. Sesampainya di sana, Bapak Lutfi beserta tim berpamitan untuk melanjutkan perjalanan.  

(Riki Mahendra Nur C./Mediatech An-Nur II)

Your email address will not be published.

Your email address will not be published.

TERBARU