[polor_menu]
[polor_menu]

Peluncuran Sandal “Santri Wisata”

Peluncuran Sandal “Santri Wisata”

Pada Sabtu, 01 Juli 2023 bakda asar Ponpes Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo” meluncurkan sandal wakaf “Santri Wisata” untuk para santri. Peluncuran ini atas amanat dari beliau, Dr. KH. Fathul Bari S.S., M.Ag., selaku pengasuh ponpes.

Beliau meluncurkan sandal wakaf dengan harapan agar kasus santri gasab sandal terminimalisir. Dengan adanya sandal wakaf, maka para santri tidak perlu bingung mencari sandalnya dan khawatir untuk meng-ghosob sandal temannya.

Ini adalah peluncuran yang ketiga kalinya setelah dua peluncuran sebelumnya. Dua sebelumnya terhitung gagal mencapai tujuan karena adanya beberapa kendala.

Peluncuran periode pertama adalah pada 17 Juli 2021. Pada periode ini, jumlah produksi sandal hanya 600 pasang untuk santri asrama Kamar A dan asrama Walisongo. Perincian 600 pasang sandal adalah 10 pasang sandal untuk contoh ukuran, 310 pasang untuk 350 santri asrama Kamar A, dan 280 pasang untuk 278 santri asrama Walisongo.

Kendalanya yakni masih kurangnya jumlah produksi sandal untuk santri Kamar A. Juga, selain santri Kamar A dan Walisongo menyerobot sandal wakaf milik santri yang sudah kebagian.

Selain itu, jumlah sandal juga terus menurun akibat santri menghilangkan sandal wakaf dan bahkan membakarnya. Para santri juga memakai sandal wakaf untuk sekolah pada hari wajib memakai sepatu, sehingga mengakibatkan kesiswaan sekolah merampasnya.

Peluncuran periode kedua adalah pada 02 Oktober 2021. Pada periode ini, jumlah produksi sandal adalah 4.800 pasang untuk santri SMP dan SMA An-Nur.

Pihak pondok pesantren juga bekerja sama dengan pihak SMP untuk mendenda santri yang menggunakan sandal wakaf di sekolah dan merampasnya. Juga bekerja sama dengan pihak SMA untuk merampas sandal, lalu mengembalikannya setelah tiga hari dengan menaruh di depan Masjid An-Nur.

Namun, masih banyak kendala yang terjadi. Para santri masih belum memiliki rasa tanggung jawab terhadap sandal wakaf: banyak yang membiarkan sandal di jalan, melempar-lemparkan sandal hingga hilang, dan membakar sandal. Sehingga dalam tempo waktu satu bulan pasca launching jumlah sandal tersisa 40%.

Sekarang adalah peluncuran yang ketiga kalinya. Beliau Dr. KH. Fathul Bari S.S., M. Ag., berharap agar program sandal wakaf kali ini berhasil. Para pengurus pondok sudah melaksanakan rapat dan mendapat berbagai mufakat. Mulai dari memperbanyak produksi sandal, pengadaan razia sandal non wakaf, dan meningkatkan kesadaran para santri dalam menjaga inventaris.

(Moch. Athoillahil Qodri/Mediatech)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex