Zikir, Amal yang Menyelamatkan

berzikir, Zikir, Amal yang Menyelamatkan, Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al Murtadlo

            Jika Anda mencari pengertian zikir di wikipedia, Anda akan tahu bahwa zikir ialah sebuah aktivitas mengingat Allah SWT. Hampir seluruh umat muslim melakukannya setelah melaksanakan salat, fardu ataupun sunah.

            Sebagai umat muslim kita memang dianjurkan untuk selalu berzikir. Tujuannya agar kita selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT. Karena tidak ada perbuatan yang bisa menyelamatkan kita dari siksaan azab kecuali zikir. Nabi Muhammad SAW pernah bertanya kepada para sahabat,

 أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ ‏”‏ ‏.‏ قَالُوا بَلَى ‏.‏ قَالَ ‏”‏ ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى

“‘Maukah kalian aku beri tahu yang terbaik dari perbuatanmu, yang paling murni dari mereka dengan gurumu, yang tertinggi dari mereka di barisanmu, dan apa yang lebih baik bagimu daripada menghabiskan emas dan perak, yang lebih baik bagimu daripada bertemu musuhmu dan memenggal leher mereka serta mereka memenggal lehermu?’ Para sahabat menjawab, ‘Tentu saja.’ Beliau bersabda, ‘Mengingat Allah.’” 

            Dikisahkan, pada zaman baginda nabi ada seorang sahabat yang meminta amalan kepada beliau untuk dijadikan pegangan atau jimat. Kemudian Rasul bersabda, “Jangan sampai lisanmu kering sebab tidak membaca zikir.” Ini merupakan tanda bahwa amalan yang dianjurkan oleh baginda nabi adalah zikir.

Rasulullah SAW pernah bersabdam,

إذا مررتم برياضِ الجنةِ فارتعوا

“Jika kalian bertemu dengan majelis surga, maka nikmatilah.”

Para sahabat bertanya,

وما هي رياضُ الجنةِ؟

“Apa yang engkau maksud dengan taman surga wahai Rasul?”

Kemudian Rasul menjawab,

حلَقُ الذكر

“Perkumpulan zikir.”

Dari hadist tersebut kita bisa mengetahui betapa pentingnya berzikir bagi kaum muslim. Berzikir bisa dilakukan dalam keadaan apapun: saat duduk, berdiri, sampai saat akan tidur. Bahkan jika kita membaca zikir sebelum tidur kemudian kita berniat agar bisa bangun di sepertiga malam untuk melakukan ibadah, kita mendapat pahala sepanjang tidur kita meskipun sebenarnya tidak melakukan.

            Berbicara tentang manfaat yang kita dapatkan dari zikir tentunya tidak hanya sedikit. Salah satu manfaat yang bisa kita dapatkan adalah mendatangkan rahmat. Pernah suatu ketika para sahabat berkumpul kemudian Rasulullah datang dan bertanya, “Untuk apa kalian berkumpul seperti ini?”

Seorang sahabat menjawab “Untuk berzikir, Nabi.” Dan dibenarkan oleh sahabat yang lain. Lalu Nabi kembali bersabda, “Saya tadi didatangi oleh malaikat Jibril dan dia berkata bahwa Allah membangga-banggakan majelis kalian pada malaikat.”

            Ada sebuah kisah menarik yang disarikan di musnad Imam Ahmad tentang zikir yang dilakukan oleh Rasulullah sebelum perang Badar. Pada malam hari sebelum perang, saat para sahabat tidur agar stamina mereka pulih dan bisa maksimal, Nabi malah tidak tidur sama sekali. Beliau sibuk berzikir, menangis, bermunajat kepada Allah semalam suntuk. Dikatakan juga bahwa Nabi tidak pernah lepas dari zikir.

            Kita harus senantiasa memperbanyak bacaan zikir kita, karena tidak ada sesuatu yang menjauhkan kita dari godaan setan, membersihkan dan menyucikan hati kita, mendekatkan kita kepada Allah kecuali zikir kepada-Nya. Bahkan jika bisa, kita harus membaca zikir hingga orang munafik berkata bahwa kita termasuk orang yang riya’ (mengharap perbuatan kita dipuji) karena memperlihatkan zikir kita. Jika kita meninggalkan zikir kita pasti akan menyesal, bahkan ketika kita masuk surga pun kita akan menyesal kenapa dulu tidak memperbanyak zikir.

(M. Abror Suriyanto/Mediatech An-Nur II)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: