TVRI Jawa Timur Meliput Produk Pondok An-Nur II, Cek Alasannya

annur2.net – TVRI Jawa Timur datang lagi ke Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo”, Ahad, 20 Juli 2025. Pondok Pesantren An-Nur II memiliki suatu daya tarik hingga tim TVRI Jawa Timur melakukan peliputan di sana.

Daya tarik tersebut yaitu kopi berkarbonasi Kapiten Nusantara dan roti Wisata Bakery. “Untuk daya tarik utama peliputan dari TVRI untuk acara maksudnya di kopi Kapiten dan juga di acara apa itu di Bakery.” Ungkap Bapak Risdianto, produser program SANTRIKU TVRI Jawa Timur.

Kapiten Nusantara merupakan produk kopi berkarbonasi milik An-Nur II dan Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.UA) Hj. Khofifah Indar Parawansa, pada 9 Desember 2023 lalu. Hingga kini, Kapiten Nusantara sudah memasarkan produknya ke kafe-kafe di berbagai daerah di Jawa Timur. Bahkan sudah mengekspor ke beberapa negara: Malaysia, Afrika Selatan, dan New Zealand.

Sedangkan Wisata Bakery merupakan produk berupa roti dengan bentuk yang bervariasi. Roti ini sepenuhnya dibuat oleh santriwati Pondok An-Nur II. Sementara ini, Wisata Bakery memasarkan rotinya ke kantin dan koperasi Pondok Pesantren Putri An-Nur II. Meski begitu, Wisata Bakery tetap menerima pesanan dari luar.

Penyiaran OPOP dalam Program SANTRIKU di TVRI

Bapak Risdianto menuturkan peliputan ini merupakan bentuk kerja sama dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu OPOP (One Pesantren One Product). Program yang didirikan oleh gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.UA) Hj. Khofifah Indar Parawansa.

“Jadi TVRI itu adalah menjalankan sebagai tugas untuk mempublikasikan menyiarkan acara-acara yang Bernuansa seperti yang apa yang disampaikan oleh Provinsi Jawa Timur yaitu One Produk One Pesantren.” Jelasnya.

Tim TVRI menyiarkan peliputan terkait produk-produk pondok pesantren dalam program SANTRIKU di kanal TVRI. “Berkaitan dengan liputan ini, acaranya yaitu acara SANTRIKU. Yaitu acara SANTRIKU itu adalah mengemas antara pondok pesantren dan santri-santri.” Tutur Bapak Risdianto.

Tujuan program SANTRIKU untuk mengenalkan bisnis kepada para santri. Bapak Risdianto mengungkapkan, “Bagaimana untuk bisa membuat anak-anak ini bisa mengenal tentang bisnis. Bisnis tentang tidak saja mencari ilmu di dalam keagamaan.”

Ia berharap para santri tidak hanya mendapatkan ilmu-ilmu agama tetapi juga bisa berbisnis. “Jadi keluar dari Pondok Pesantren, tidak hanya ilmu agama, tapi ilmu bisnis yang perlu diutamakan.” Harapnya.

Selain itu, program SANTRIKU juga bertujuan untuk menampilkan kegiatan-kegiatan para santri di pondok pesantren. Selain mengaji dan bersekolah, para santri juga mendapat pengajaran dalam bisnis. “Jadi acara ini adalah acara SANTRIKU. Pengemasannya yaitu secara figust dan penguasaannya secara figust. Jadi untuk mengetahui segala macam tentang kegiatan-kegiatan anak-anak yang ada di pondok pesantren.” Jelas Bapak Risdianto.

Kesan Luar Biasa Peliputan An-Nur II

Selama sehari peliputan, tim TVRI Jawa Timur melakukan wawancara kepada Ag. H. Hairuddin, Ak., M.Si., selaku Sekretaris dan Auditor Pondok Pesantren An-Nur II. Wawancara ini membahas tentang kontribusi An-Nur II terhadap produk pesantren dalam mengikuti program OPOP.

Selain itu juga membahas prestasi-prestasi An-Nur II yang bersifat nasional seperti rekor MURI dengan tajuk Tarian dengan Membawa Lampu LED oleh Santriwati Terbanyak pada tahun 2019 lalu.  

Bahkan bulan Oktober 2025 mendatang, An-Nur II dipercaya menjadi lokasi Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional oleh PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama). Ada sebanyak 6.000 peserta dari penjuru Indonesia dan 12 negara yang sudah memiliki PCI NU.

Setelah itu, tim TVRI melakukan peliputan proses pembuatan kopi Kapiten Nusantara dan roti Wisata Bakery langsung ke lokasi. Mereka memperhatikan setiap detail alat dan pembuatan untuk mengambil informasi semaksimal mungkin.

Peliputan ini memberikan kesan yang sangat baik bagi mereka. Bapak Rusdianto selaku produser mengungkapkan kesannya terhadap Kapiten Nusantara, “Setelah kami lihat lokasinya untuk profesinya. Itu ya sudah termasuk ini adalah produk-produk yang sudah luar biasa menurut saya karena peralatan-peralatannya sudah modern semua, tidak manual dan ini apalagi untuk kopi Kapiten ini sudah berkembang ke internasional.”

“Dan untuk Bakery, Bakery ini memang proyeknya adalah masih dalam pondok dan juga ini beberapa saja kalau ada pesanan yang dari luar baru dibuatkan. Nah semoga ini bisa berkembang kembali dan bisa peralatan-peralatan ditambah kembali untuk menambah juga dari apa itu alumni-alumni pondok atau anak-anak pondok juga bisa bekerja di Bakery juga.” Lanjutnya.

Bapak Risdianto menyampaikan TVRI akan menayangkan hasil peliputan ini dalam program SANTRIKU di kanal TVRI dan Youtube TVRI Jatim Live Streaming. Rencananya akan tayang pada tanggal 5 Agustus 2025 pukul 17.30.

(Riki Mahendra Nur C./Mediatech An-Nur II)

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

© 2026 Mediatech An-Nur II