Tak Hanya Panitia, Alumni pun Turut Ambil Bagian

koordinator panitia dokumentasi, Khoiruddin Jumaidi, mengatakan bahwa persiapan Haul almaghfurlah KH. Anwar Nur ke-28 telah mencapai 90 persen. Hal ini dikatakannya saat dihubungi annur2.net sabtu siang (17/11).

“Sampai H -1 (persiapan) sudah 90 persen”, kata Junaidi. “Seluruh bagian panitia sudah hampir selesai semuanya, tinggal pengondisian lokasi haul,” jelasnya.

Pesiapan tersebut meliputi acara keseluruhan. Mulai dari penataan akomodasi, konsumsi, publikasi dan dokumentasi. Bahkan, “Persiapan acara akan menyeluruh, sekecil apaun masalahnya (panitia akan menanganinya),” ungkap salah satu panitia.

Sebelumnya juga ada persiapan publikasi melalui undangan, pengumuman di masjid yang berada di lingkungan alumni dan media sosial. Untuk yang terakhir, undangannya memiliki banyak ragam. Mulai dari video pendek hingga video undangan langsung dari pengasuh An-Nur I, II dan III. Video ini disebar melalui WA, Instagram, YouTube, facebook, dan BatuTV.

Bpk. Junaidi menilai dengan tersebarnya undangan ini alumni akan segera tahu jadwal haul. Dan harapannya alumni tersebut dapat tergerak untuk menghadiri haul yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini.

“Saya berharap undangan melalui media sosial bisa menjangkau seluruh alumni di mana pun, sehingga mereka bisa hadir pada aara haul KH. Anwar Nur ke-28 di PP An-Nur II ini”, tegasnya.

Alumni tak mau ketinggalan

Selain panitia, para alumni juga ingin berkontribusi dalam mempersiapkan haul yang mengundang sepuluh ribu orang lebih ini. Sebagai rasa takzim terhadap guru, beberapa alumni sepuh meyumbangkan setidaknya empat kambing yang telah dikirim ke An-Nur II sejak Jum’at lalu (16/11). Kambing ini merupakan hasil patungan dari Ikatan Santri Alumni (IKSAN) An-Nur II.

“Hal ini kami tujukan untuk berpatisipasi dalam acara haul dan mengharap barokah dari pengasuh”, ujar ust. Lathoiful Ihsan saat ditemui Sabtu pagi (17/11).

Panitia bagian konsumsi ini melanjukan, sumbangan ini merupakan inisiatif dari para alumni, terutama alumni sepuh. Oleh karenanya ust. Thoif, sapaan akrabnya, mengumpulkan alumni dalam beberapa tim. Masing masing tim memiliki bendahara. Dari bendahara inilah uang sumbangan itu terkumpul dan dibelikan kambing.

Untuk penyembelihannya akan dilakukan oleh para alumni sepuh. Setelah disembelih dagingnya akan dikirimkan ke beberapa kelompok tadi untuk diolah. “Biasanya daging ini akan diolah menjdi nasi kotak dan konsumsi bagi jamaah khataman mulai pagi hingga malam”, imbuh pria asal Lumajang ini.

Tak hanya kambing, para alumni juga menyumbang beberapa kebutuhan konsumsi lain. Seperti buah-buahan dan makanan ringgan lain. Salah satunya yaitu Ust. Poneri. Alumni sepuh asal Malang selatan ini menyumbang belasan tandan pisang sebagai makanan pencuci mulut saat haul nantinya.

“Semoga acaranya sukses dan berjalan lancar. Sekaligus sumbangan alumni dapat membanggakan pengasuh”, harapnya dengaan senyuman tipis seraya kembali melanjutkan tugasnnya memindahkan alat dapur.

(Mummianam/Frendy/Media-Tech An-Nur II)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: