Terbaru

SDC Gandeng PP. An-Nur 2 Adakan “Madrasah Design”

By on 14 Mei, 2017 0 7 Views

SDC Gandeng PP.An-Nur 2 Adakan “Madrasah Design”

Pojok Pesantren

Bekerjasama dengan Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo, Santri Design Community sukses menggelar pelatihan design bertajuk ” Madrasah Design”.  Acara Madrasah Design yang ke-3 ini sukses digelar dengan cukup meriah di gedung STIKK  lt. 2 Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo yang diikuti oleh sekitar 30 santri yang berasal dari berbagai pesantren / instansi di daerah Malang dan sekitarnya, Ahad (14/5).

 

Acara dimulai pada pukul 09.00, berbagai macam materi disampaikan pada Madrasah Design kali ini, mulai pelatihan meme kreatif, tips membuat brosur, sharing fotografi,  hingga materi branding yang ke semuanya itu disampaikan oleh Mas Danis dkk. dari Santri Design Community.

 

Acara yang juga didukung oleh AIS Nusantara ini bertujuan untuk mengajak para designer pondok pesantren guna mendekatkan dakwah para Kyai nya melalui design-design kreatif berbentuk quotes, meme, dsb. “Design menjadi salah satu kemasan yang  menarik dalam menyebar dakwah, dikarenakan design memiliki kekuatan tersendiri dalam menarik perhatian orang”, tutur Ketua Madrasah Design, Muhammad Yudanis. Tambahnya lagi, “saat ini peran designer pondok pesantren masih terhitung minim, maka dari itu kami mencoba menutupi kekurangan tersebut dengan menggelar pelatihan-pelatihan semacam ini”.

 

Pukul 17.00 jarum jam menunjuk, tanda berakhirnya pelatihan pada kali ini. Foto bersama menjadi acara penutup, tetapi sebelum itu dilaksanakan pembagian hadiah design terbaik antar peserta, Mas Habibie dari @lensapesantren berhasil menjadi juara pertama. Pada kali ini juga, Mas Nugraha Marta didapuk sebagai Ketua Madrasah Design Chapter Malang. Terakhir, Mas Danis berpesan, “jangan sampai kalian berhenti mendesign, dan teruslah menyebar dakwah melalui quotes-quotes para Kyai dan Asatidz kalian.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: