Pendapat Syekh Dr. Ahmad Al-Busaily tentang Jihad Membantu Palestina

Pendapat Syekh Dr. Ahmad Al-Busaily tentang Jihad Membantu Palestina

annur2.net – “Jihad yang sebenarnya adalah ketika setiap orang mengerjakan dengan sempurna tugas atau bidang yang telah Allah berikan untuknya.” Ujar Syekh Dr. Ahmad Al-Busaily Al-Azhari seorang dosen di Universitas Al-Azhar, Kairo.

Saat saudara kita di Palestina kesusahan dengan genosida yang mereka alami, apakah kita hanya bisa diam saja? Tentu tidak. Sebagai sesama muslim kita harus saling tolong menolong. Sebagaimana sabda Rasulullah saw., 

المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يسلمه

Artinya: “Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak menzalimi, dan tidak membiarkan saudaranya dalam kesulitan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lantas bagaimana cara membantu mereka? Apakah dengan mengirim bala tentara menuju Palestina? Tentu saja hal ini bukanlah solusi terbaik. Seperti yang telah Syekh Al-Busaily katakan dalam wawancara eksklusif, jihad yang sebenarnya ialah mengerjakan sesuatu yang telah Allah berikan dengan sempurna.

Misalnya seseorang memiliki seorang anak, maka ia harus mendidiknya dengan baik dan benar. Arahkan dia menjadi pemimpin yang adil atau ulama yang membantu orang-orang di sekitarnya. Sebagai muslim sejati harus membantu sesama.

Ikut Berperang Bukan Cara Membantu Palestina

Apakah tidak ada cara lain yang dapat kita lakukan untuk membantu saudara-saudara di Palestina? Ada, yakni berdoa. Kenapa berdoa? Karena doa orang yang terzalimi adalah mustajab. Ribuan orang dari saudara kita tengah terzalimi, kemungkinan besar doa kita akan Allah Swt., kabulkan.

Mengapa tidak mengirim bala tentara saja agar lebih berdampak? Memang benar demikian, namun kita tidak bisa serta-merta mengayunkan pedang. Berperang tanpa dasar yang jelas tidak dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw., sebagaimana sabda beliau,

من قاتل تحت راية عمية يغضب لعصبة أو يدعو إلى عصبة أو ينصر عصبة فقتل فقتله جاهلية

Artinya: “Barang siapa yang berperang di bawah panji kebodohan, yang marah karena kelompok atau menyokong kelompok, atau menyeru kepada kelompok, lalu ia terbunuh, maka ia mati dalam keadaan jahiliyah.” (HR. Bukhari)

Selain itu berperang juga dapat menimbulkan efek yang lebih buruk. Negara-negara barat bisa saja ikut campur tangan untuk membantu Israel. Mereka menganggap perang yang ada atas dasar fanatisme, bukan seperti yang kita inginkan yaitu perdamaian.

Demi membantu saudara-saudara di Palestina sana, kita harus lebih giat lagi dalam melakukan pekerjaan kita. Selain itu selipkan doa di setiap usaha yang kita lakukan. Siapa tahu doa kita mustajab dan Allah mengabulkannya. Usaha harus selalu beriringan dengan doa. Doa tanpa usaha, sia-sia. Usaha tanpa doa hanyalah kehampaan belaka.

(Farkhan Wildana S./Mediatech)

Artikel Terbaru

Leave a Comment

Your email address will not be published.Required fields are marked *

@2026 | Yayasan Pondok Pesantren An-Nur II “Al-Murtadlo”Zeldrex