PEDAGANG KAYA RAYA

PEDAGANG KAYA RAYA
Oleh : Ahmad Zain Bad.
Kalau kita mau membuat usaha berskala besar maka kita harus minta ijin dan datang ke otoritas setempat,kalau perlu kita meloby ke Walikota agar dapat ijin atau dapat proyek besar,demikian juga kalau kita mau berdagang dengan Allah, tanpa modal apa-apa tentunya kita harus menghadap kepada Allah tepat waktu (sholat fardlu, apalagi dilakukan secara berjamaah) dan datang sepagi mungkin (Sholat Tahajud) agar kita menjadi prioritas pertama di beri proyek karena yang antri ada jutaan orang, Setiap pagi jam 07.00 sd jam 11.00 kita mengantri di kasir (Sholat Dhuha 6 rokaat) agar tiap hari dana proyek itu keluar terus ,jika semua manusia di muka bumi ini menjadi konglomerat semua,tidak akan mengurangi sedikitpun Kekayaan Allah, Kenapa kita tidak mau meloby dengan yang punya bumi dan langit dengan Sholat?
 

من أخر الصلاة عن وقتها، أذهب الله البركة من عمره 
Barang siapa mengakhirkan sholat pada waktunya, maka Allah akan menghilangkan keberkahan dalam umurnya.
Dan tentunya jika umur tidak barokah, maka apapun yang dimikinya tidak akan mendapatkan keberkahan. Makna keberkahan adalah Ziyadatul Khair; Bertambahnya kebagusan/kebaikan terhadap apa yang dimiliki.

Salam Takdzim

Ahmad Zain Bad.

Annur 2 Bululawang Malang.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: