Mudahnya Bersedekah

sedekah, Mudahnya Bersedekah, Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al Murtadlo

Rasulullah SAW bersabda bahwa sedekah yang tebaik adalah sedekah di bulan Ramadan. Ramadan adalah salah satu bulan penuh berkah. Tidak heran apabila sedekah di bulan Ramadan besar pahalanya.

Hal tersebut langsung dicontojkan oleh Nabi. Beliau adalah orang yang sangat dermawan, apalagi ketika di bulan Ramadan. Di hari biasa saja beliau akan memberikan apapun barang yang diminta seseorang. Bahkan, pembenci beliau seperti Ka’ab bin Zuhair pun ketika meminta Burdah –semacam serban yang bentuknya lebar— pun beliau berikan. Hasilnya Ka’ab masuk Islam dengan rela.

Sedekah adalah salah satu dari tiga amalan yang akan dibawa seseorang menghadap Tuhanya. Karena itu, para sahabat terdahulu dalam kehidupan sehari-hari berlomba dalam bersedekah. Bahkan, ada sahabat yang menyumbang seluruh hartanya untuk persediaan perang ketika diminta menyumbang.

Berbicara masalah sedekah, Hasan Al-Bashri berkata, “Uruslah urusan akhirat karena aku melihat orang yang mengejar akhirat, dunianya mengikuti.” Memang manusia tidak dapat lepas dari harta. Dan harta itu dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kemungkaran. Namun, melihat terlebih dahulu bagaimana sikap manusia menjalankan hartanya, untuk mendapatkan dunia atau akhirat.

Macam-macam Sedekah

Sedekah tidak serta merta berupa uang juga banyaknya nilai. Akan tetapi sedekah dilihat dari manfaatnya. Sedekah bisa diakukan dengan kemampuan yang kita miliki. Seperti melarang orang lain agar tidak mengerjakan kemungkaran, menyingkirkan batu yang berada di jalan, berkata-kata baik, hingga berbuat baik pun masih saja tercatat sebagai sedekah.

Orang yang sedekah dengan ikhlas itu lebih besar pahalanya dari pada gunung. Salah satu dari tujuh orang  yang mendapat naungan di akhirat adalah orang yang bersedekah dengan ikhlas, begitu kata Nabi.

Sedekah tidak akan mengurangi harta, tapi akan terus bertambah. Semakin seseorang bersedekah dengan jumlah yang besar, maka besar pula balasan dari Allah SWT bagi orang tersebut. Tidak semua hal dikaitkan dengan logika. Karena apabila sedekah di logika, maka harta yang kita keluarkan tidak mungkin malah bertambah banyak melainkan bertambah sedikit.

Manfaat Bersedekah

            Di balik banyaknya cara bersedekah, juga terdapat manfaat yang dapat kita tuai. Salah satunya yaitu menambah rezeki. Betapa banyak orang telah merasakan nikmatnya bersedekah. Seperti kisah Kiai Abdul Hamid Pasuruan yang bersedekah kemudian langsung dibalas sepuluh kali lipatnya.

Meskipun seseorang mengeluarkan separuh hartanya, mereka sejatinya tak menjadi miskin. Malah menjadi semakin kaya, entah balasannya itu langsung di dunia atau ditunda di akhirat nantinya. Itu sudah dijamin bila sedekahnya dengan ikhlas.

Sedekah juga dapat menjadi obat bagi orang-orang yang terkena penyakit. Akan tetapi tidak boleh melupakan bahwa penyakit juga butuh penangganan sebagai bentuk ikhtiar lahiriah. Sementara sedekah adalah bentuk ikhtiar batin.

(Irfani/Lingkar Pesantren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: