Aula yaqowi menjadi tempat berlangsungnya acara mauidhoh hasanah yang pada kesempatan kali ini mengulik lagu Mars An-Nur yang sudah tidak asing ditelinga. Acara ini dihadiri oleh Ibu Nyai Hj. Lathifah, Ust.Parmadi Mukhtar, KH. Imam Muslim, segenap Asatidzah An-Nur, santri putri tingkat 1 SMA, 2 SMA, 4 Diniyah serta 5 Diniyah.
Sambutan Ibu Nyai Hj. Lathifah menjadi pembukaan pada acara tersebut. Beliau menyampaikan bahwa dengan adanya acara ini bisa membantu bertambahnya cinta para santri dengan Pondok Pesantren An-Nur II. KH Imam Muslim yang akrab disapa Abi Mus merupakan pencipta lagu Mars An-Nur dan kali ini beliau berbagi mengenai makna lagu, pengalaman serta pelajaran yang beliau lewati saat mengarangnya.
Beliau menyampaikan bahwa tidak ada niatan khusus dalam mengarangnya kecuali karena beliau ingin ada yang selalu mengingatkan serta bentuk bangga beliau dengan An-Nur. Beliau mulai berpikir menggunakan media apakah bisa menyalurkan rasa bangga yang telah tertanam dalam sanubari.Berhubung beliau pernah menekuni bidang seni maka beliau memilih membuat sebuah lagu dan mengingat banyak sekali yang menggemari sebuah lagu. Awalnya beliau terbesit untuk membuat himne namun karena himne adalah sebuah lagu pujian yang bernada melow maka beliau memilih membuat mars, karena mars adalah sebuah genre musik yang menumbuhkan semangat dengan nada yang teratur dan irama yang kuat.
Disetiap lirik tentu banyak makna yang tersirat. Dimulai dari niat ingin membantu An-Nur dan tujuan Kiai Anwar Nur mengenai An-Nur yang diisyaratkan dengan lirik;
Dengan seluruh daya kan kuperjuangkan
lembaga pendidikanku mencapai tujuan
membina insan taqwa perbengetahuan
ilmu agama serta umum diserasikan.
Beliau juga mencantumkan hakikat tujuan seorang santri yakni harus menjadi orang yang ber–akhlakul karimah. Dan dikahir lagu beliau memberikan berbagai pujian mengenai An-Nur serta harapan semoga An-Nur semakin dikenal yang diisyarakatkan dengan lirik;
Dengar dengar dengar dengar
An-Nur suara kita
merdu seirama dengan lagu lagu syurga
lihat lihat lihat lihat
An-Nur istana kita
tinggi menjulang laksana wahana nirwana.
Beliau memilih kata dengar dan lihat karena sesuatu akan bertambah besar dengan banyak orang yang mendengar serta melihatnya.
Lagu ini juga mengalami revisi beberapa kali, demi mantapnya nada serta makna. Dan pada akhirnya lagu Mars An-Nur masyhur serta bisa menjadi media pengenal An-Nur baik dikhalayak umum serta santri An-Nur sendiri. Semoga dengan adanya Mars An-Nur bisa membantu bertambahnya cinta santri terhadap An-Nur dan semoga harapan-harapan yang terkandung didalamnya bisa menjadi kenyataan. Amiin.
#Mahkotasantri
#Mediatech
(Eka Abida/ Mediatech putri)
