Terbaru

Lokasi Parkir Haul Pertama Kiai Badruddin? Luas!

By on 17 Februari, 2018 0 77 Views

Denah acara dan lokasi parkir. Lokasi parkir dan jalur keluar-masuk telah ditata sedemikian rupa untuk menghindari adanya kemacetan baik di dalam-maupun di luar pesantren.

Tahun lalu, dari tiga ribu jama’ah yang diundang, sepuluh ribu jamaah yang hadir. Jumlah yang tak terkira.

 

Lokasi parkir kerap kali menjadi masalah dalam acara-acara yang digelar di An-Nur II. Bukan karena kurangnya panitia dalam mempersiapkan segalanya, melainkan meludaknya jumlah jamaah yang diluar dugaan.

 

*Tim Penertib Gabungan*

 

Tetapi, pada acara Haul Kiai Bad yang pertama ini, sejumlah personel dari beberapa gabungan akan tertibkan laju alur kendaraan hingga lokasi parkir. Hal ini bertujuan supaya jalannya kendaraan bisa lebih lancar.

 

Sebanyak 35 santri yang di-Koordinatori oleh M Irfan Hidayatullah, santri tingkat D1, akan diterjunkan guna menertibkan lokasi parkir. Dibantu dengan 50 Banser dan pihak kepolisian, lalu lintas di jalan raya yang diperkirakan akan macet itu akan dikondisikan dengan semaksimal mungkin.

 

*Lokasi Parkir? Luas!*

Untuk anda yang membawa kendaraan bermotor, tak perlu kawatir untuk mencari tempat parkir. Karena, untuk acara ini, lokasi parkir telah ditentukan dan diatur beserta lajur mana yang harus dilewati.

 

Untuk anda yang membawa kendaraan roda dua, masuk lokasi pesantren melalui gerbang jalur selatan. Setelah diberi karcis parkir, anda tinggal lurus dan belok kanan memasuki lokasi lapangan parkir pondok putri.

 

Jadi, lokasi parkir lebih dekat dengan lokasi acara. Karena dengan melewati jalan di tepi sungai, anda tidak perlu jauh-jauh menuju tempat acara.

 

Sedangkan kendaraan roda empat, dialirkan melalui gerbang sebelah utara. Lalu berbelok kiri hingga area asrama Villa dan naik ke depan asrama Ibnu Aqil (Aula). Kalau lokasi parkir itu penuh, masih ada lokasi SMP timur.

 

Andapun juga bisa memarkirkan kendaraan roda empat anda di lokasi Perumahan Permata Krebet yang juga digunakan sebagai lahan parkir. Tetapi, pemilik kendaraan diharapkan untuk membawa STNK. Karena, setiap kendaraan yang diparkir akan diberi karcis sebagai tanda pemilik kendaraan.

 

Pemberian karcis ini tentunya untuk menanggulangi adanya curanmor. Mengingat banyaknya kendaraan yang ada, menjadikan tingginya resiko kehilangan itu terjadi.

 

Kalaupun karcis itu hilang, anda harus memberikan bukti kepemilikan dengan menunjukkan STNK. Semisal tidak ada STNK, anda tetap bisa keluar lokasi setelah semua jamaah pulang.

 

*Parkir VIP*

Kalau ditanya mengapa lapangan barat tidak digunkan sebagai lahan parkir, maka jawabnya adalah, lokasi itu tetap menjadi lahan parkir. Tetapi, khusus bagi tamu undangan VIP.

 

Dan lebih khusus lagi, lokasi parkir dari keluarga Pondok Pesantren Ploso (Kediri) dan Pondok Pesantren Sidogiri (Pasuruan). Untuk tamu undangan VIP ini, lokasi parkir ditempatkan di lapangan pondok putri. Sehingga, tak perlu naik turun untuk menuju lokasi acara.

 

Tidak lain hal ini untuk memuliakan guru beliau. Sebagaimana kita ketahui, kedua pondok pesantren tersebut adalah pesantren tempat Kiai belajar dulu.

 

“Dengan persiapan yang sedetail itu, tentu kami berharap parkiran yang telah disediakan ini lebih dari cukup dan lebih mudah untuk diatur dan tidak membantah”, tutur para petugas parkir pada acara haul.

 

Pewarta               : Huda/Izzul

Penyunting         : Fajar

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: