25 September, 2018
  • 25 September, 2018
fiqih qurban

KAJIAN FIQIH QURBAN 2

By on 21 Agustus, 2018 0 63 Views

NGAJI ALVERS

Part 2

 

FIQIH KURBAN

Materi : Kitab Fathul Qarib

 

Hukum Kurban

(ويجزئ فيها الجذع من الضأن)، وهو ما له سَنَةٌ وطعن في الثانية، (والثني من المعز)، وهو ما له سنتان وطعن في الثالثة، (والثني من الإبل) ما له خمس سنين وطعن في السادسة، (والثني من البقر) ما له سنتان وطعن في الثالثة.

Adapun hewan yang bisa di Qurbankan adalah:
1. Domba yang usianya satu tahun dan menginjak dua tahun
2. Kambing yang berusia 2 tahun dan menginjak tiga tahun
3. Unta yang berumur 5 tahun menginjak 6 tahun.
4. Sapi yang berusia 2 tahun dan menginjak tiga tahun

 

(وتجزىء البدنة عن سبعة) اشتركوا في التضحية بها، (و) تجزىء (البقرة عن سبعة) كذلك، (و) تجزىء (الشاة عن) شخص (واحد) وهي أفضل من مشاركته في بعير. وأفضل أنواع الأضحية إبل ثم بقر ثم غنم.

unta bisa mencukupi untuk kurban dari tujuh orang yang berserikat begitu pula dengan kurban sapi. Sedangkan kambing cukup untuk kurban satu orang saja dan ini lebih afdhol daripada berkurban sapi dengn cara berserikat dengan 7 orang. Kurban terbaik adalah unta kemudian sapi lalu kambing.

Catatan Alvers

Mazhab Syafii : dianggap sah berkurban dengan kambing jenis DOMBA walau usianya enam bulan lebih (jalan menginjak usia ke tujuh) asalkan sudah tanggal giginya.

Untuk orang miskin yang ingin berqurban namun tidak mampu membeli kambing, Imam Abu Yahya Zakariya Al-Ansori menganjurkan untuk mengikuti pendapat Ibn Abbas RA yang menganggap kesunatan berqurban itu cukup dengan mengalirkan darah meskipun darah ayam jago. (namun pendapat ini lemah)

Adapun Keterangan Syekh Ali Jaber dalam video yg viral ttg cukupnya berkurban satu kambing untuk satu keluarga maka pendapatnya mengambil pendapat imam Ahmad bin Hanbal dan Ishaq bin Rahwaih.

Namun Imam al-Tirmidzi berkata:

وَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ لاَ تُجْزِئُ الشَّاةُ إِلاَّ عَنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَهُوَ قَوْلُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ وَغَيْرِهِ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ. (سنن الترمذى – ج 6 / ص 136)

“Menurut sebagian ulama yang lain, 1 kambing tidak cukup kecuali untuk 1 orang. Ini adalah pendapat Abdullah bin Mubarak dan ulama lainnya” [Sunan al-Tirmidzi].

Pendapat Ibnu Mubarak inilah yang sejalan dengan madzhab Syafi’iyyah dan diamalkan oleh kaum Muslimin Indonesia. Imam al-Nawawi berkata:

(فرع) تَجْزِئُ الشَّاةُ عَنْ وَاحِدٍ وَلَا تَجْزِئُ عَنْ أَكْثَرَ مِنْ وَاحِدٍ لَكِنْ إِذَا ضَحَّى بِهَا وَاحِدٌ مِنْ أَهْلِ الْبَيْتِ تَأَدَّى الشِّعَارَ فِي حَقِّ جَمِيْعِهِمْ وَتَكُوْنُ التَّضْحِيَةُ فِي حَقِّهِمْ سُنَّةَ كِفَايَةٍ (المجموع ج 8 / ص 397)

“Kambing mencukupi untuk 1 orang dan tidak mencukupi untuk 1 orang lebih. Namun, jika ada 1 orang menyembelih kambing untuk 1 keluarga, maka ia telah melakukan syiar untuk keluarganya dan qurban menjadi sunah kifayah bagi mereka” [al-Majmu’].

Hal ini sebagaimana keterangan kajian part.1 .

Wallahu A’lam

 

Salam Satu Hadits
Dr.H.Fathul Bari,M.Ag
Pesantren Wisata ANNUR 2 Malang

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: