Terbaru

Kunjungan 7 Mahasiswi dari University of Singapore di PP An-Nur 2

By on 14 Mei, 2017 0 17 Views

Ahad, 14 Mei 2017, lagi-lagi Pondok Pesantren An-Nur 2 Bululawang, Malang kedatangan tamu istimewa dari luar negri. Pada kesempatan kali ini, sebanyak 7 orang mahasiswi university of singapore yang didampingi beberapa staff dan dosen UIN Maliki Malang berkunjung ke pesantren An-Nur 2 guna mengetahui sistem pembelajaran yang ada di pondok pesantren.

Tepat pukul 11.15 WIB, para tamu telah sampai di pondok pesantren dan disambut hangat oleh Agus Helmi Nawali selaku perwakilan dari pihak pengasuh di kediaman Agus Samsul Arifin. Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Agus Helmi Nawali yang menceritakan asal mula pendirian pondok pesantren dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Untuk lebih dekat mengenal pesantren An-Nur 2, ketujuh mahasiswi tersebut diajak berkeliling di sekitar area pondok. Tujuan pertama adalah pondok pesantren Annur 2 Putri, dimana mereka disambut baik oleh ibu nyai Latifah di kediaman beliau. Setelah menikmati hidangan kue khas Indonesia yang disuguhkan, mereka melanjutkan perjalanan menuju kamar santri. Di sana, mereka bisa berintraksi langsung dengan para santri. Tak lama setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju kelas idaman SMP AN-NUR. Para siswapun begitu antusias menyambut kedatangannya, dan mereka juga tanya jawab seputar pelajaran yang diajarkan.

Yang menjadi tujuan akhir adalah asrama bahasa Arab yang berada di Billah 4. “mereka itu luar biasa, di usia yang tergolong masih muda, sudah dapat berbicara menggunakan bahasa arab dengan lancar”, ujar salah seorang mahasiswi yang mencoba berdialog menggunakan bahasa Arab dengan salah satu anggota kamar asrama bahasa. Melalui rute yang berbeda, di perjalanan kembali mereka disuguhi berbagai macam hewan-hewan yang ada di mini zoo.

Rasa lelah yang bercampur dengan rasa kagum akan keindahan pesantren An-Nur2 terpancar dari wajah mereka. “Wonderful, luar biasa, mereka seneng banget dan juga kagum, yang tidak ada di pondok lain itu taman-taman indah yang ada di setiap sudut pesantren” kata Sarah, salah seorang guide dari jurusan bahasa Inggris UIN Maliki yang mendampingi mereka. Di samping pemakaman pengasuh, sesi foto bersama menutup serentetan acara, dan rombongan melanjutkan perlajalanan menuju masjid Tiban, Turen.

 

Redaksi

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: