Zaadil Ma’ad

 

الا بذكر الله تطمئنّ القلوب”” yang artinya “ ketahuilah ! Mengingat Allah dapatlah meneguhkan hati”

Setiap makhluk di dunia ini sudah pasti diciptakan oleh pencipta, bagi kita semua pasti meyakini bahwa hanyalah Allah sang Khaliq . Maka dari itu, seyogyanya kita terus mengingat Dzat yang telah menciptakan kita supaya kita mengetahui bahwa kita bukanlah siapa-siapa melainkan salah satu makhluk-Nya yang hina. Dengan kita mengingat terhadap sang Khaliq, kita akan merasa tenang dan tentunya Allah akan menolong kita dengan memberikan apapun yang terbaik untuk kita.

Mengenai perihal tersebut, mayoritas masyarakat melakukannya denga berbagai cara. Diantaranya istighotsah, tahlil akbar, pengajian rutin, dan lain sebagainya.

Tidak luput pula  Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo, pondok pesantren ini mengadakn kegiatan semacam itu dan dinamai  dengan  Istighotsah Zaadil Ma’ad. Kegiatan ini bebentuk kegiatan istighotsah yang diijasahkankan oleh KH. M. Badruddin Anwar untuk bekal para santri, alumni, dan para jama’ah. Istighotsah ini dimaksudkan oleh beliau untuk bekal kelak di alam akherat.

Kegiatan ini berawal sekitar pada tahun 90-an tatkala saat itu kondisi bangsa dan negara mengalami krisis ekonomi dan banyaknya masalah yang dihadapi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Istighotsah Zaadil Ma’ad ini diikuti para jama’ah yang terdiri dari para santri, alumni dan masyarakat sekitar. Tujuan utama diadakannya istighotsah ini adalah untuk membantu mengatasi perekonomian dan masalah-masalah yang tengah dihadapi masyarakat dengan bermunajat kepada Allah karena Dialah sang Maha Rahman dan Rahim.

Tentang kegiatan tersebut, kegiatan ini dilaksanakan setiap satu bulan sekali, tepatnya pada hari Jum’at Wage atau hari Jum’at sebelum Ahad Legi. Dan dilaksanakan pada satu tempat ke tempat yang lain. Yakni rumah para alumni ataupun masyarakat luar. Sebelum istighotsah dimulai, kegiatan diawali dengan tawassul  yang dalam hal ini langsung dipandu oleh jajaran pengasuh. Dilanjutkan dengan pembacaan solawat, kemudian diisi dengan mauidhotul khasanah yang dalam hal ini juga disampaikan oleh jajaran pengasuh pondok pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo. Dan diakhiri dengan acara inti yakni Istighotsah beserta do’a.

Kegiatan ini membawa beberapa manfaat, diantaranya adalah taqarrub ilallah (Mendekatkan diri kepada Allah), Amar Ma’ruf Nahi Munkar, terus mengingat Allah, mendekatkan Kyai dengan ummat, dan juga mempromosikan Pondok Pesantren An-Nur kepada khayalak luar, bahwa Pondok Pesantren An-Nur juga memiliki kegiatan kemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: