Ramaikan Malam Takbir, Para Santri Adakan Lomba Perkusi dan Pawai Obor

Ramaikan Malam Takbir, Para Santri Adakan Lomba Perkusi dan Pawai Obor

 

Setelah para santri melaksanakan puasa sunnah tarwiah dan arafah pada dua hari sebelumnya, untuk meramaikan malam takbir hari raya Idhul Adha, Pondok Pesantren An-Nur 2 mengadakan lomba takbir perkusi. Berbeda dengan tahun sebelumnya, lomba takbir tahun ini tidak diadakan dengan berkeliling membawa obor, melainkan dengan unjuk kreatifitas santri yang memadukan bacaan takbir dengan musik perkusi seadanya.

 

Acara ini, salah satu tujuannya supaya santri-santri tidak pulang dan merayakan hari raya Idhul Adha di pondok pesantren. “tujuan utama pada acara tersebut guna memunculkan bakat yang terpendam pada diri santri. Khususnya para santri baru. Dan bertujuan untuk meminimalisir santri yang hendak pulang ke rumah sebab hari raya”, tegas Ust. Agus Ghufron, ketua acara pada malam tersebut. Dan diharapkan para santri untuk bisa meneladani sikap Nabi Ismail dengan mengorbankan dirinya untuk tetap bertahan tidak pulang dari pesantren.

 

Para santri-pun berantusias untuk berpartisipasi dalam perlombaan tersebut, terhitung mulai depan asrama Billah 1 hingga asrama Billah 3 para santri berjubel guna menyaksikan perwakilan kelasnya tampil di atas panggung. “Senang sekali bisa melihat acara seperti ini, apalagi acara seperti ini sulit sekali saya lihat saat berada dirumah”. Ucap Azza, santri kelas 1 SMP asal Blimbing, Malang.

 

Acara yang bertajuk “malam takbir” ini, diikuti oleh seluruh santri Billah. Tidak hanya lomba takbir perkusi, para santri juga bersaing untuk merebutkan juara lomba fashion show dan supporter terbaik.

 

Untuk lomba perkusi, yang bertugas menjadi juru adalah Ust. Kamal dan Ust. Mahbub, Sedangkan Fashion Show oleh Ust. Fahmi dan Ust. Fitroh, yang menyimak betul aksi mereka tepat di depan panggung.

 

Acara yang berakhir pada pukul 23.00 ini, juga dimeriahkan dengan penampilan santri-santri kelas 2 SMA yang berasramakan di Billah 4 sebagai bintang tamu. Dan acarapun diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

 

Setidaknya, ada 5 juara yang mendapatkan hadiah tropi dari panitia. Mereka adalah, BPS Hero (Billah Puncak Selatan) yang memperoleh 3 tropi panitia, sebagai juara 1 Fashion Show, Juara 2 Perkusi dan supporter terbaik dengan nilai juri 65 poin.

 

Sedangkan regu yang lain seperti ABC (Al-Ghozali, Billah Puncak Community), pemegang juara 1 lomba perkusi dan BPU Jaya (Billah Puncak Utara) sebagai Juara 2 Fashion Show.

 

Lain SMP, lain pula santri SMA yang memeriahkan malam takbir hari raya Idhul Adha ini dengan pawai obor keliling. Pawai yang diramaikan oleh para santri SMA berkeliling dari depan asramanya menuju lapangan, kantor utama pondok pesantren, area sekolah SMP dan SMA An-Nur dan berakhir di depan asrama Ibnu Aqil.

Meskipun tidak diperlombakan, terlihat antusias dari para para santri berseragam pramuka dan berikat sarung hijau itu. Acarapun berakhir dan para santri beristirahat untuk mengikuti sholat hari raya Idhul Adha pada pagi harinya.

 

Banyaknya acara di kalangan santri tidak mengesampingkan pembacaan takbir di masjid An-Nur 2 yang berkumandang mulai selepas sholat maghrib hingga usainya sholat hari raya Idhul Adha. Dengan diketuai Ust. Lintar Bayu, perwakilan dari setiap kelas secara bergantian membaca takbir di masjid.

(M.F/Suh/ElH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: