Rahasia Bung Tomo

Rahasia Bung Tomo

Banyak orang berkumpul mengitari jenazah yang terbungkus kain putih itu. Sayup-sayup terdengar suara yasin, tahlil dan lantunan dzikir. Isak tangis terdengar pula walau tak ada yang histeris.

Tiba-tiba, ruangan itu dikagetkan oleh raungan dan tangisan histeris seorang pemuda. Ia menangis sejadi-jadinya di dekat jenazah itu.

Sontak, para pelayat dan keluarga jenazah bertanya-tanya. Siapa gerangan pemuda ini? Kenapa pula ia menangisi jenazah ini sebegitu histerisnya? Muncul syak-swangka; apa jenazah ini punya isteri lain dan punya keturunan dari isteri tersebut? Betulkah ia anak tak resmi dari jenazah ini?

Begitu kebingungan dan tanda tanya itu memuncak, barulah adik dari jenazah itu menjelaskan. Biar tidak muncul buruk sangka pada jenazah yang baik hati itu. Sebenarnya itu rahasia. Tapi, kadang rahasia harus rela untuk diumbar demi kebaikan.

Pemuda ini anak dari ayah dan ibu yang miskin, tak cukup uang untuk makan. Apalagi untuk sekolah. Ia ingin melanjutkan sekolah di N.I.A.S., tempat jenazah itu mengajar di masa hidupnya.

Pemuda itu datang kepadanya. Mengutarakan keinginan dan ketidakmampuannya. Dengan pertimbangan yang cepat, jenazah itu menjawab; baik. Kamu sekolah sampai tuntas. Urusan biaya, saya yang akan menanggung semua biaya sekolahmu. Tapi dengan satu syarat: Kau wajib merahasiakan ini. Tak boleh ada satupun orang yang boleh tahu. Hanya saya dan kamu.

Begitu mendengar Bung Tomo meninggal dunia, hancur hati pemuda ini. Sebab Bung Tomo lah yang membiayai sekolahnya. Yang menjadi bapak angkatnya. Kini ia terbujur kaku dibungkus kain kafan. Ia meraung-raung. Menangis sejadi-jadinya.

Untung, Bung Tomo saat menjelang wafat sudah berpesan kepada adik-adiknya agar meneruskan pembiayaan pemuda tersebut.

#helminawali
#pesantrencahaya

Selamat Hari Sumpah Pemuda. Semoga kita bisa meneladani keikhlasan Bung Tomo.

Mari yang berlebih harta, bantu 1, atau 10 atau 100 anak tak mampu. Biayai sekolahnya. Biayai mondoknya. Biayai kuliahnya.

#Lentera Hati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: