Perlombaan Bahasa Arab, Santri An-Nur 2 Raih 2 Piala

Perlombaan Bahasa Arab, Santri An-Nur 2 Raih 2 Piala

Tak henti-hentinya santri Pondok Pesantren An-Nur 2 meraih sejumlah prestasi di sepanjang tahun 2017 ini. Setelah berhasil meraih beberapa prestasi di berbagai cabang perlombaan, santri An-Nur 2 kembali meraih trophy juara 2 pada cabang lomba Olimpiade Bahasa Arab dan Majalah Dinding 3D Arab di perlombaan “Pekan Arabi” 2017.

Perlombaan yang dilaksanakan oleh mahasiswa UM (Universitas Negri Malang) jurusan Sastra Arab ini diselenggarakan mulai tanggal 23-30 September 2017 di gedung fakultas Sastra Arab. Tidak hanya pada cabang perlombaan Olimpiade Bahasa Arab yang mengeluarkan 3 delegasi, An-Nur 2 juga mengirim beberapa delegasi pada beberapa cabang perlombaan. Diantaranya, 1 delegasi cabang lomba Taqdimul Qishoh (bercerita) dan Mading 3D yang mengeluarkan 2 tim.

Dari seluruh cabang perlomba’an, Ibrahim Afrizal Dahlan, delegasi An-Nur2 di cabang lomba Olimpiade Bahasa Arab berhasil meraih trophy juara 2. Sedangkan Nurul Islam dan Robith Munadi, yang merupakan pengalaman pertama bagi keduanya di cabang perlombaan yang sama masih berada di peringkat 20 dan 26 dari ratusan peserta lainnya yang datang dari berbagai sekolah SMA dan pesantren di Jawa Timur. Ibrahim mengaku senang bisa meraih juara 2 tahun ini. Tahun sebelumnya, ia sudah mengikuti perlombaan yang sama dan masih tertahan di posisi ke 5. “Sempat bangga, karena saya dapat membawa nama baik Pondok Pesantren”, ujarnya.

Dengan berbekal dari tahun sebelumnya, Ibrahim mengaku belajar dari soal-soal tahun lalu untuk mempersiapkan perlombaannya itu. Alhasil, dari 2 sesi pengerjaan soal yang keseluruhan berjumlah 100 soal, Ibrahim berhasil menjawab 95 soal dan 5 butir soal tidak menjawab. “Kalau tidak tahu jawabannnya, lebih baik dibiarkan kosong, tidak menjawab” ujarnya. Hal ini merupakan langkah terbaik, mengingat jawaban yang salah dapat mengurangi nilai sebanyak 3 point, sedangkan tidak menjawab memperoleh nilai 0.

 

Ibrahim merupakan santri berprestasi, beberapa prestasi baik di bidang Bahasa, kitab kuning maupun akademis telah ia peroleh. Diantaranya adalah, juara 3 lomba nadhom Imrithy tingkat nasional PKB 2017, Imathoh (cerdas cermat) “GAZA” UIN 2015, Harapan 2 Olimpiade Bahasa Arab “Pekan Araby” UM dan beberapa olimpiade Fisika.

Tidak berhenti di situ, prestasi gemilang juga diraih pada cabang lomba Mading 3D (majalah dinding 3D) yang meraih juara 1. Dari ke-2 tim, tim A-lah yang berhasil mengungguli MAN 3 di posisi ke dua dengan score 174. Tim yang dianggotai oleh M Dino Kurinda, Rizal Qunaini, Moch Fajar Izzul Haq, Yunus Bhakti M, dan Firza Bayu ini menerapkan tema Keberagaman Budaya Indonesia dengan judul “Panggung Pluralis”. Dari judul tersebut, majalah dinding itu menyampaikan pentingnya sebuah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia yang merdeka di atas kepluralisan penduduknya. Sementara itu, di cabang lomba Taqdimul Qishoh atau bercerita dalam Bahasa Arab, Hisyam Fadhillah berada di posisi 9.

Ini merupakan pencapaian yang memuaskan, lantaran ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya mengenai perlombaan di bidang kebahasaan, terkhusus Bahasa Arab di An-Nur 2. Dengan pencapaian ini, menandakan kualitas kebahasaan santri An-Nur 2 dinilai mampu bersaing dengan pondok pesantren lainnya.

(M.FIH)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: