PAHLAWAN TANPA TANDA JASA

PAHLAWAN TANPA TANDA JASA.

Para Salaf terdahulu adalah Orang orang yang tidak mengharap apapun ketika berbuat  baik, tidak meminta apapun kecuali tujuannya adalah Allah, bahkan ucapan terimakasih  saja mereka tidaklah menginginkan.

لانريد منكم جزاء ولاشكورا

Beginilah syiar para salaf dahulu.

Sebuah cerita, ada seorang kaya raya di seiwun mengalami sakit yang sudah lama di obati kemana mana dan sudah mengeluarkan biaya banyak  dan tak kunjung sembuh. Suatu ketika dijalan bertemu dengan putra habib Umar bin Hamid as segaf
Ia pun berkata; ya habib letakkanlah tanganmu di perutku, aku telah mengalami sakit perut sejak lama. Kemudian sang habib meletakkan tangannya kedalam perut orang itu, seketika perutnya sembuh.

Dan orang itu takjub dan terheran heran. Bagaimana engkau bisa menyembuhkan perut kami, sedangkan saya berobat kemana mana dan bertahun tahun  tak kunjung sembuh.

Itu bukan karena tangan saya, barusan sebelum keluar dari rumah ini saya mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad dan saya bersalaman kepada beliau. La inilah yang menyebabkan perutmu menjadi sembuh seketika.

Kemudian orang tersebut bertanya; Habib mau kemana?

Mau kepasar beli makanan untuk kebutuhan  keluarga. Jawab sang habib.

Kalau begitu aku tanggung semua, kebutuhan panjenengan. Jawaban balik orang kaya tersebut.

Sang habib menolaknya dengan halus, tidak aku tidak membutuhkan itu. Setelah bersikeras orang tersebut terus memaksa untuh memberikan hadiah yang  besar, akhirnya sang habib pun berkata; baiklah kalau begitu, aku ambil hadiah yang untuk kebutuhan makan hari ini saja, selebihnya aku tidak mau.

~Rouhah bersama guru Mulia Al Habib Umar bin Hafidz di Hotel Crown.
16 Okt 2017.
26 Muharram 1439.
Salam Takdzim
Zain Bad
Pondok Pesantren annur2.net Bululawang Malang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: