An-Nur 2 Raih 3 Piala

Bersaing Dengan 1.384 Santri Se-Jawa Timur, An-Nur 2 Raih 3 Piala

 

Pondok Pesantren An-Nur 2- Pada perlombaan Festival Sastra Religi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang pada Kamis (12/10) lalu hingga Juma’at (13/10) kemarin, An-Nur 2 meraih 3 piala dari seluruh cabang perlombaan.

An-Nur 2 mengeluarkan 6 delegasi putra dan 4 delegasi putri yang bersaing dengan 1.384 santri dari 357 pondok pesantren se-Jawa Timur. “Total peserta sebanyak 1.384 santri, dari santri putra 790 dan putri 594 dari 357 pondok pesantren se-Jawa Timur”, terang Koordinator Panitia Wilayah Jawa Timur, M. Subaidi Mukhtar. (tebuireng.online)

Dari 6 delegasi putra, An-Nur 2 berhasil meraih juara 1 lomba Hifdun Nadhom Imrithy dan juara harapan 2 Hifdun Nadhom Aqidatul Awwam. Rahayu Muhtadin (Adin), santri asal Bali ini berhasil meraih juara satu Hifdun Nadhom Imrithy setelah menempati posisi di atas tuan rumah, PP Mamba’ul Ma’arif yang memperoleh 350 poin dan PP. Sidogiri 400 poin dengan 911 poin yang diraihnya.

“Senang rasanya bisa membawa pulang piala, terlebih ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba”, ujarnya dengan penuh bahagia.

Di babak penyisihan yang dilaksanakan pada Kamis (12/10) lalu, Adin berhadapan dengan PP. Sidogiri dan PP. Al-Falah Ploso. Dengan pencapaian 609 poin, Adin lolos ke babak semi final dan menduduki peringkat 7 dari ratusan peserta. Di babak itu, Adin kembali berhadapan dengan PP. Al-Falah, Ploso dan PP. An-Nur 4, Lumajang. Dari 24 peserta, di babak yang dilaksanakan pada hari Jum’at itu, Adin meraih peringkat 2. Otomatis, ia lolos ke babak final bersama PP. Sidogiri dan PP. Mamba’ul Ma’arif. Dan dengan perolehan nilai yang diraihnya itu, Adin menempati posisi pertama.

Pada cabang lombanya itu, Adin juga berhasil menghipnotis seluruh penonton yang ada, dari beberapa soal rebutan yang berkategori sulit, ia berhasil menjawab semua pertanyaan tersebut, dan mengalahkan peserta-peserta lainya. Terlebih ketika Adin diminta untuk tampil di atas panggung untuk menjawab pertanyaan seputar Nadhom Imrithy oleh Gus Kautsar, seusai pertandingan final. Dan ia-pun sukses menjawab semua pertanyaan itu.

Tidak berhenti di situ, Ibra Alamsyah, santri Asal Kediri ini juga menyumbangkan piala harapan 2 di cabang Hifdun Nadhom Aqidatul Awwam. Di babak penyisihan, ia mampu menempati posisi ke lima dan lolos ke babak semi final. Untuk babak semi final, Ibra harus puas dengan menempati peringkat ke lima, dengan hanya menduduki peringkat ini, otomatis Ibra tidak dapat melanjutkan perlombaanya lagi dan ia dinobatkan sebagai juara harapan 2.

Begitu pula Sri Fitriani Azizah, santri Pondok Pesantren Putri An-Nur 2 asal Madura ini berhasil meraih juara satu di cabang perlombaan yang sama. Sedangkan Jauhar Nahari, di cabang lomba Qiraatul Kutub Tafsir Jalalain, berhasil meraih peringkat 1 di babak penyisihan, meskipun harus tertahan sampai di babak semi final.

Dan dengan peraihan prestasi ini, berharap kedepannya An-Nur 2 lebih baik dan dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih.

 

Pewarta  : Moch Fajar Izzul Haq

Editor   : Robby Bagus

Publisher : Moch Fajar Izzul Haq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: