“AKU”

“AKU”
Lingkar Pesantren

Aku hanya berbicara dengan apa yang aku bisa, tapi aku bisa apa?. Aku hanya pengaku dengan apa yang kumerasa bisa. Aku tak bisa. Dia yang bisa.

Aku sering melupakan dosa di antara untaian doa, hanya meminta tanpa merasa bahwa aku lupa, lupa kalau aku peminta. Aku meminta apa saja. Aku minta semuanya. Seenaknya.

Aku pembantu yang memerintah juragan. Aku seperti anak yang bapaknya dipekerjakan. Tidak tahu malu aku minta dilayakkan.
Aku seperti juragan menyapa pembantu, hanya untuk menyuruh kalau ada perlu. Berteriak lebih keras kalau hasil tak cepat tertuju. Lupa terimakasih atas jasa yang terseru.


Aku hamba jenis apa? Tak bermutu tapi minta laku. Berlagak lucu dihadapan Ratu. Menunduk pun aku bergurau.
Aku tak lebih baik dari pemuda, yang masih sedikit berlaku dosa. Tak juga lebih baik dari yang tua, yang berbuat dengan banyak pahala. Aku hanya mengaku baik, dan nampak baik karena cacatku ditutupnya.
Ah, ini bukan jeritan hati, aku hanya cari simpati. Like, share, follower yang aku cari. Bukan mengabdi hanya cari sensasi.
Tuhan, folback aku!

Fb: Lingkar Pesantren

IG: @lingkarpesantren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: