Ribuan Jamaah Laksanakan Sholat Idhul Adha di Pesantren An-Nur 2

6 Ribu Jamaah Laksanakan Sholat Idhul Adha di Pesantren An-Nur 2

Pondok Pesantren An-Nur 2 menyelenggarakan sholat Idhul Adha 1438 H, Selasa (01/09). Sekitar pukul 07.00, sholat dilaksanakan di lingkungan masjid pondok pesantren hingga meluber ke tempat yang telah ditentukan panitia. Terlihat mulai dari wilayah masjid, jalan kembar, hingga lapangan parkir pondok putri penuh dengan jamaah sholat idul adha. Tak ketinggalan pula, para santriwati tahfidz memenuhi teras depan ndalem KH. Fathul Bari. Perkiraan jamaah yang hadir mencapai 6200. 6000 dari kalangan santri sendiri, dan 200 dari kalangan wali santri, alumni dan masyarakat sekitar.

 

Sebelum dilaksanakannya Sholat Idul Adha, panitia memiliki banyak persiapan guna keberhasilan kegiatan sholat Idul Adha kali ini. Diantaranya, penempatan shaf, yakni bagi para santri putra tingkat SMA berada di daerah masjid. Dan para santri putra tingkat SMP berada di jalan kembar. Sedangkan untuk santri putri dilaksanakan di area pondok putri dan santri tahfidz putri berada di depan pondok tahfidz. Kemudian, dilaksanakan pula qiyaman (berdiri menata shof) sebelum khatib naik mimbar yang bertujuan supaya lebih tertata dan lebih tertibnya jamaah sholat .

Habib Muhammad Bin Ahmad Al-Habsyi asal Bunul hadir sebagai imam sekaligus khotib sholat Idul Adha. Hadir pula Habib Hamid Al-Mauladdawilah pada sholat Idul Adha kali ini. Setelah dilaksanakan sholat dan khutbah, acara ditutup dengan pembacaan tahlil di pesarean RKH. Badruddin Anwar yang langsung dipimpin oleh Habib Hamid Al-Mauladdawilah.

 

Dalam khotbahnya, beliau bertutur, sholat  Idul Adha lebih utama daripada sholat Idul Fitri, dikarenakan sholat Idul Adha bertepatan  dengan pelaksanaan ibadah haji dan pada saat itu kita juga diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban, sebagaimana yang telah termaktub dalam alquran surat al-kautsar ayat 2, Fa shalli lirabbika wanhar, maka shalatlah karena Tuhanmu dan sembelihlah kurban.

 

“untuk mencapai keberhasilan, kami tak perlu memikirkan sesuatu yang sangat wah. Cukup berjalan sesuai dengan rencana”. Tutur beliau, Ust. Jauhar. “Dari pemikiran tersebut kegiatan ini 98% berjalan sesuai rencana.”, tambah beliau.

 

“Pelaksanaan sholat idul adha tahun ini terkesan lebih baik dibandingkan tahun kemarin. Dan semoga hal-hal yang baik ini tetap dapat dipertahankan dan kekurangan-kekurangan dapat diperbaiki”, ujar beliau.

 

(M.F/S.H/E-h)

Save

Save

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: